thumbnail Halo,

Perpecahan serikat pemain justru dianggap akan merugikan para pemain itu sendiri.

GOAL.com Indonesia   OLEH
THEO MATHIAS

Sekjen Asosiasi Pesepakbola Profesional (FIFPro) Theo van Seggelen menyatakan pembentukan serikat pemain terpisah untuk para pemain berkulit hitam tak masuk akal dan akan mempersulit upaya penegakan hak pemain.

Pernyataan itu dilakukan untuk menanggapi wacana pembentukan asosiasi pemain kulit hitam, terutama di Inggris, untuk berjuang lebih keras soal rasisme.

Van Seggelen, yang memimpin sekitar 60.000 pemain profesional, menyatakan, "Jika Anda harus melindungi hak-hak 60.000 pemain profesional, Anda tak bisa membedakan apakah mereka berkulit hitam atau putih, apakah Muslim atau Katolik, apakah pemain kaya atau pemain miskin."

"Bagi kami, setiap pemain adalah setara. Kami menghormati pemain di divisi tiga Inggris sama seperti pemain di Cina dan Kongo. Tak masuk akal untuk membentuk serikat bagi pemain berkulit hitam. Jika itu yang terjadi, tak ada gunanya FIFPro terbentuk," kata Van Seggelen kepada Reuters.

Selain itu, Van Seggelen menegaskan, "Kami hanya bisa mewakili para pemain di seluruh dunia ketika semua menerima setiap pemain adalah setara. Filosofi kami adalah hak yang sama bagi setiap pemain dan dalam skala global, itu tak mudah."

Tentang kasus rasisme yang menghangat di Inggris belakangan ini, Van Seggelen berpendapat, "Sekarang itu sudah terlalu jauh. Seluruh keluarga sepakbola harus berusaha konsentrasi dalam pencegahan dan bukan saling menuduh."

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait