thumbnail Halo,

Setan Merah dituntut merebut kembali gelar Liga Primer, namun tantangan di Liga Champions jauh lebih besar dibandingkan gelar domestik.


GOAL.com Indonesia   WAWANCARA EKSKLUSIF
BIMA SAID
PENYUSUN
DEWI AGRENIAWATI

Setelah terakhir kali menyabet gelar ketiga Liga Champions pada musim 2007/08, Manchester United dua kali menembus final kompetisi antarklub terelite Eropa. Sayang, dua kali pula The Red Devils harus takluk di tangan Barcelona, di tahun 2009 dan 2011.  

Di edisi musim ini, skuat Sir Alex Ferguson mengawali kompetisi Liga Champions dengan hasil impresif, membukukan kemenangan di tiga laga awal dan memuncaki klasemen Grup H dengan sembilan poin.

Meski melaju mulus hingga matchday ketiga, legenda Setan Merah Andrew Cole, menyebut bekas timnya memiliki tantangan besar untuk membawa pulang trofi keempat ke Old Trafford.

"Akan sulit memenangi Liga Champions. Anda menyebut Barcelona dan menyinggung Real Madrid, melihat Bayern Munich dan kompetisi makin sulit dimenangkan, karena Liga Primer makin sulit dimenangkan," ujar Cole dalam sesi wawancara eksklusif dengan pemimpin redaksi GOAL.com Indonesia Bima Said di hotel Ritz-Carlton, Jakarta.

"Saya selalu bilang, ketika Anda ingin memenangi Liga Champions Anda butuh sedikit keberuntungan. Pada 1999 kami memiliki sedikit keberuntungan tersebut dan juara Liga Champions. Anda bisa selalu melaju ke final, tapi memenangi dan menjauh dari hadangan besar, sangat sangat sulit," lanjut pria usia 41 tahun.

"Liga Champions sudah pasti menjadi tantangan terbesar United musim ini. Ada tantangan memenangi Liga Primer, tapi juara Liga Champions akan menjadi tantangan yang sangat sangat besar."

Dalam kesempatan yang sama, Cole juga mengomentari event ESPN Grandstand dan #IAMUNITED yang digelar di Rasuna Epicentrum Jakarta pada pertandingan kontra Arsenal akhir pekan kemarin. Pemain yang pernah membela Manchester City terkejut dengan animo masyarakat.

"Saya tahu ini akan sibuk. Apakah saya mengharapkan atmosfer seperti itu? Tidak. Saya amat terkejut. Penonton yang luar biasa, suasana sangat fantastis. Ini semacam pertandingan tandang bersama United, seperti fans tandang yang sangat ramai. Benar-benar malam yang menyenangkan.

Soal kemenangan 2-1 yang membuat Setan Merah memuncaki klasemen sementara dengan 24 poin, Cole menilai The Gunners tampil buruk, bahkan lebih buruk dibandingkan ketika mereka dicukur 8-2.

"Itu mudah. Saya pikir United seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak. United seharusnya bisa memenangi laga dengan empat atau lima gol," beber pemain yang mencetak 93 gol dari 195 laga bersama United.

"Anda lihat skor 2-1, Anda pikir itu laga tertutup, tapi tim pantas mendapat hasil itu. Saya pikir itu laga terburuk Arsenal yang pernah saya lihat. Saya pikir tim yang kalah 8-2 masih lebih baik dibandingkan tim yang tampil Sabtu kemarin," tandas Cole.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.


Terkait