thumbnail Halo,

Bos Chelsea itu merasa lini depannya sedikit tumpul saat ditahan imbang Swansea.

GOAL.com Indonesia   OLEH
THEO MATHIAS

Roberto Di Matteo kecewa dengan kegagalan timnya mencetak lebih banyak gol hingga akhirnya harus kecolongan dan ditahan imbang Swansea, sekaligus merelakan posisi puncak klasemen direbut Manchester United, yang menang 2-0 atas Arsenal.

"Saya pikir kami bermain lebih baik dan punya peluang lebih banyak daripada Swansea, dan ketika lawan Anda menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan, Anda merasa sedikit kurang beruntung, tetapi Swansea mencetak gol berkualitas," kata pelatih asal Italia itu di laman resmi the Blues.

Di Matteo berpikir, "Kami sedikit kekurangan kreatifitas. Itu mengecewakan ketika kami gagal mempertahankan keunggulan, kadang saat Anda bermain kurang bagus, Anda bisa mempertahankan skor itu."

"Di lini belakang, kami tak memberikan banyak ruang bagi penyerang-penyerang mereka, tapi ketika satu kali kami memberikan mereka ruang, kami mendapatkan hukuman," jelasnya tentang gol Swansea.

Selain itu, pelatih berusia 42 tahun itu juga menganggap dua partai berat lawan Manchester United dalam satu pekan lalu membuat timnya sedikit kelelahan, meskipun sudah berusaha memaksimalkan skuatnya untuk tampil segar.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait