thumbnail Halo,

Striker The Reds ini mengaku pernah dipinggirkan oleh Carlo Ancelotti ketika masih bermain di Stamford Bridge.

GOAL.com Indonesia   OLEH
SANDY MARIATNA

Penyerang Liverpool Fabio Borini mengklaim dirinya dipaksa keluar oleh mantan klubnya, Chelsea, karena keinginan pelatih The Blues pada waktu itu Carlo Ancelotti. Borini sempat dua tahun berada di Stamford Bridge pada tahun 2009-2011.

“Ancelotti mengatakan kepada saya tentang hal itu, bahwa mereka tidak ingin saya di tim utama,” ungkap Borini kepada Daily Mail.

“Mereka bilang, saya harus bermain di tim cadangan [reserves] karena saya belum menandatangani kontrak baru. Itu adalah periode sulit dalam karier saya.”

“Secara fisik, memang lebih berat di Inggris. Di Italia, kami harus berdiri selama sejam dalam latihan untuk membahas taktik. Anda tidak bisa melakukannya di sini. Cuacanya terlalu dingin,” lanjutnya.

Striker berusia 21 tahun, yang musim ini baru bergabung ke kubu Anfield dari Roma, juga mengungkapkan bahwa dia lebih ingin dimainkan oleh Brendan Rodgers sebagai striker tengah.

“Saya ingin bermain di tengah. Saya merasa lebih bermain secara natural  di sana. Jika bola berada di kotak penalti, saya dapat merasakan bola itu memantul secara insting. Ketika Anda bermain melebar, Anda akan berada jauh dari gol,” tutupnya.

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait