thumbnail Halo,

Roberto Di Matteo menilai Twitter adalah kendaraan berbahaya untuk mengungkapkan opini.

GOAL.com Indonesia   OLEH
TEGAR PARAMARTHA

Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo mendukung keputusan gelandang John Obi Mikel menutup akun Twitter-nya terkait serangan rasis melalui jejaring sosial tersebut.

Seperti yang diketahui, Obi Mikel menjadi sasaran rasisme setelah melakukan kesalahan saat Chelsea menjamu Juventus dalam laga Liga Champions di Stamford Bridge, sehingga tim tamu berhasil menyamakan kedudukan.

"Dia memang berniat untuk menutup akunnya. Jadi itu adalah alasan yang bagus untuk menutupnya," ungkap Di Matteo.

"Dunia sosial media, terutama Twitter, karena tidak memiliki nama dan seterusnya, adalah kendaraan berbahaya untuk mengungkapkan ekspresi Anda."

"Saya tidak berpikir itu adil. Jika seseorang harus mengungkapkan pendapatnya, dia harus memperlihatkan mukanya."

"Sudah banyak kampanye menentang rasisme dan kami berusaha keras untuk melawannya dengan cara apapun. Kami harus mencoba membuat orang-orang sadar bahwa itu melukai orang lain."



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait