thumbnail Halo,

Penyerang asal Rusia ini mengaku fans Manchester United, dan menilai Chelsea telah menjelma menjadi tim besar.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DONNY AFRONI

Striker Reading Pavel Pogrebnyak mengaku senang bisa bermain di Liga Primer Inggris, dan menilai tampil di liga ini seperti berada di surga. Pogrebnyak mengaku menyenangi Liga Primer sejak remaja.

Pogrebnyak cukup memberikan peranan besar ketika dipinjamkan ke Fulham selama satu musim, dan mencetak enam gol dari 12 pertandingan. Ia juga mencetak gol ketika menghadapi Chelsea di pekan kedua musim ini bersama Reading.

“Impian saya adalah bermain di Liga Primer. Pada akhir 90-an, saya suka menonton sepakbola Inggris, dan ingin bermain di sana. Sekarang saya ada di sini, dan merasa senang,” ungkap Pogrebnyak kepada sports.ru.

“Pertama kali melihat sepakbola Inggris [secara langsung] pada 2001 atau 2002. Saya menutuskan untuk melihat pertandingan Liga Primer [bersama seorang teman]. Kami berdua fans Manchester United, dan pemain favorit kami – [Ryan] Giggs, [Paul] Scholes, [David] Beckham. Itu yang membuat saya ingin memakai jersey nomor 7.”

“Tapi sulit untuk mendapatkan tiket pertandingan Manchester United. Kami lalu pergi ke laga Chelsea-Newcastle United. Tanpa [Roman] Abramovich, dan pemain bintang, Chelsea tidak sebesar sekarang.”

Pogrebnyak juga mengungkapkan alasannya memilih Liga Primer sebagai kompetisi favoritnya, dibandingkan Jerman yang pernah disinggahinya.

“Karena kecepatan, bertarung, dan permainan sulit. Sebagai seorang striker, saya selalu menyukai umpan silang dari sayap,” ungkap Pogrebnyak.

“Ketika saya ada di depan televis di Rusia, saya terkesan melihat seorang pemain menyundul bola dengan melakukan lompatan tinggi, atau mengawalinya dari menggiring bola. Itu sungguh enak dilihat bagi saya.”

“Mencetak gol seperti itu, dan kemudian berlari ke arah fans – itu seperti berada di surga.”

“Di Jerman, stadion selalu dipenuhi, dan infrastruktur bagus. Tapi saya tidak merasa cocok,” tambah Pogrebnyak.

“Di sini, Anda tidak punya waktu untuk berlatih – bermain, memperbaharui latihan, berlatih, dan bermain lagi. Di Inggris, Anda lelah karena sering bermain. Tapi di Jerman, Anda lelah karena terus berlatih.”

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait