thumbnail Halo,

The Latics harus kehilangan salah satu pemain terbaik mereka musim lalu


GOAL.com Indonesia   OLEH
Defanie Arianti


Kepergian Victor Moses dari Wigan Athletic menuju Chelsea bisa dibilang pukulan yang cukup telak. Meski demikian, pelatih Roberto Martinez optimistis anak-anak asuhnya siap mengisi lubang yang ditinggalkan Moses. Itu dimulai dari kemenangan 2-0 atas Southampton, Sabtu malam.

Ya, meski kehilangan salah satu pemain penting mereka musim lalu, The Latics masih mampu mengemas kemenangan atas Southampton berkat gol dari Franco Di Santo dan Arouna Kone.

Martinez menilai, anak-anak asuhnya kini siap mengisi lubang yang ditinggalkan Moses mengingat mentalitas persaingan mereka.

“Saya pikir seluruh tim ikut merasa bertanggung jawab setelah kehilangan Victor Moses. Dia [Moses] pergi dengan mendapatkan restu kami. Dia sudah melakukan segalanya untuk klub dan dengan itu dia ikut menaikkan karirnya,” cetus Martinez kepada Sky Sports.

“Dia tiba [di Wigan] di usia 19 tahun dan kami begitu terikat dengan dirinya, tapi saya pikir pemain-pemain lain begitu ingin menggantikan tanggung jawabnya serta menggantikan posisi dirinya.”

“Kami harus melakoni tiga laga pada pekan yang sibuk ini. Anda akan melihat para pemain yang mendapat peluang besar untuk membuktikan diri mereka dan itulah mentalitas kompetitif yang kami miliki dalam tim ini.”



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.



Terkait