thumbnail Halo,

Jose Enrique menilai klub-klub Inggris harus berani mencoba gaya permainan lain dibandingkan hanya mengandalkan fisik.

Bek Liverpool Jose Enrique menekankan, gaya tiki-taka bisa diterapkan klub-klub Liga Primer Inggris, dan meninggalkan ciri khas permainan fisik di negeri Ratu Elizabeth itu.

Sebelumnya, sejumlah perdebatan bermunculan mengenai kecocokan tiki-taka dengan gaya permainan di Inggris. Strategi permainan manajer Liverpool Brendan Rodgers disebut-sebut memiliki kesamaan dengan tiki-taka. Rencana memboyong Joe Allen dari Swansea City makin memperkuat ciri permainan yang diinginkan Rodgers.

Menurut Enrique, tiki-taka pernah tidak populer di Spanyol, sampai akhirnya Barceloba memulai era dominasi mereka di persepakbolaan Eropa dan dunia. Enrique pun berharap tiki-taka dimainkan klub-klub Liga Primer.

“Itu [tiki-taka] tidak bisa berfungsi di sini [Inggris], karena tak ada satu pun yang mau mencobanya,” ujar Enrique dilansit ITV-Football.

“Enam tahun lalu di Spanyol, banyak orang yang bilang Anda tidak bisa menang dengan memakai tiki-taka dan pemain berpostur kecil. Namun Barcelona justru memenangi segalanya.”

“Sekarang di Spanyol banyak yang memainkan itu. Saya berharap ini menjadi masa depan sepakbola, dibandingkan hanya menendang bola ke striker.

“Tentu saja itu bergantung kepada kualitas pemain, tapi kami sedang mencobanya. Kami melakukan dengan baik untuk saat ini, walau baru satu bulan berkumpul bersama.”

SIAPA TERATAS DALAM DAFTAR
50 PEMAIN TERBAIK 2012
VERSI GOAL.COM?


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait