thumbnail Halo,

VIDEO: Rio Ferdinand Didakwa FA Gara-Gara Twitter

Dakwaan FA diduga terkait komentar Ferdinand yang menyebut Ashley Cole sebagai 'choc ice' pada pengadilan terhadap John Terry.

Asosiasi Sepakbola Inggris FA mendakwa bek Manchester United Rio Ferdinand terkait komentarnya di Twitter baru-baru ini. Pemain berusia 33 tahun itu akan diberikan tenggat waktu pada 2 Agustus nanti untuk menjawab dakwaan tersebut.

"Tuduhannya adalah pemain melakukan aksi yang tidak pantas dan/atau merusak reputasi permainan [sepakbola] dengan membuat komentar yang di dalamnya menyangkut tentang etnik dan/atau warna kulit dan/atau ras," kata FA melalui pernyataan resminya.

Dakwaan tersebut diduga tertuju pada komentar Ferdinand saat pengadilan John Terry terkait perilaku rasial kepada adik Ferdinand, Anton Ferdinand. Saat itu Ferdinand menyebut bek kiri Chelsea sebagai 'choc ice' [es krim coklat] melalui akun Twitternya, @rioferdy.

Cole di pengadilan itu bersaksi bahwa ia sama sekali tidak mendengar Terry mengucapkan kata-kata rasis kepada Anton Ferdinand pada laga antara Chelsea melawan Queens Park Rangers di Loftus Road Oktober 2011 lalu.

Melalui Twitter-nya juga, Ferdinand membantah tuduhan FA tersebut. Menurutnya apa yang dikatakannya bukan ungkapan rasis. "Apa yang saya katakan bukan istilah rasis. Itu adalah sebuah istilah slang yang digunakan untuk menyebut seseorang yang memalsukan pendapatnya," kata Ferdinand.



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait