thumbnail Halo,

Badan Liga Sepakbola Skotlandia memutuskan raksasa Skotlandia yang dalam kebangkrutan itu memulai dari dasar klasemen.

Asosiasi klub sepakbola Skotlandia memutuskan Rangers harus memulai musim baru dari divisi tiga, atau liga profesional terendah Skotlandia, setelah tak mampu membayar utang mencapai $33 juta.

Seperti di Inggris, Liga Primer Skotlandia (SPL) berada dalam organisasi terpisah dengan divisi lainnya, dan Badan Liga Sepakbola Skotlandia (SFL), yang terdiri dari 30 klub, melakukan pemungutan suara, dengan hasil 29 klub setuju Rangers bergabung dengan SFL, namun 25 klub memastikan Rangers memulai dari divisi tiga.

CEO SFL David Longmuir puas, "Keputusan sudah diambil berdasarkan keadilan olahraga. Saya merasa nyaman SFL telah membuat keputusan yang tegas."

Namun, Rangers masih berharap Liga Primer Skotlandia 2 terwujud, yang mendekatkan mereka kembali ke Liga Primer Skotlandia.

"Dari hasil pertemuan CEO SPL Neil Doncaster dan rekannya di Asosiasi Sepakbola Skotlandia (SFA) Stewart Regan dengan pihak klub, SPL akan memulai rencana pembuatan Liga Primer 2, yang akan memasukkan Rangers, dan mengundang anggota divisi satu untuk bergabung," bunyi pernyataan di laman resmi Rangers.

Sementara itu, banyak klub khawatir menghilangnya perseteruan antara Celtic dan Rangers di Liga Primer membuat pendapatan hak siar mereka menurun.

Dan selain hukuman di kancah domestik, Rangers juga dilarang tampil di kompetisi antarklub Eropa selama tiga tahun, dan kehilangan pemain-pemain terbaiknya.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.

Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait