thumbnail Halo,

Redknapp membesut Spurs saat klub tersebut berada dalam masalah besar di bawah komando pelatih Juande Ramos.

Eks tangan kanan Harry Redknapp Joe Jordan, mengkritisi keputusan manajemen Tottenham Hotspur yang memecat Harry Redknapp demi membuka jalan kedatangan mantan bos Chelsea Andre Villas-Boas.

Redknapp, Jordan dan Kevin Bond harus meninggalkan White Hart Lane setelah klub gagal menembus Liga Champions musim depan. Di sisi lain, kegagalan Redknapp menyetujui proposal perpanjangan kontrak baru turut ambil bagian.

Jordan merasa, pemecatan Redknapp bersama dirinya dan Bond merupakan keputusan yang terburu-buru dan sedikit mengejutkan.

"Tidak pernah terpikir oleh saya pergi berlibur dan kembali untuk mengetahui kontrak saya telah diputus klub," kata Jordan.

"Saya sama sekali tidak menduganya. Saat meninggalkan White Hart Lane pasca laga terakhir, saya langsung memikirkan musim depan juga Liga Champions."

Redknapp membesut Spurs saat klub tersebut berada dalam masalah besar di bawah komando pelatih Juande Ramos. Dalam tempo empat tahun Redknapp mampu membawa tim melaju ke babak perempat-final Liga Champions plus menyegel status tim papan atas di Inggris.

Jordan masih menyimpan keyakinan Redknapp telah menyusun rencana untuk membeli beberapa pemain yang tepat agar Spurs bisa kembali ke Liga Champions tahun depan.

"Saya rasa Harry sudah membidik datu atau dua pemain untuk meningkatkan kekuatan klub," lanjutnya.

"Sudah menjadi bukti Spurs bersama Harry selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Harry akan mendapatkan pemain yang dia mau dan Spurs bisa berprestasi lebih tinggi."


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.
Twitter Ikuti Gunawan Widyantara di twitter.

Terkait