thumbnail Halo,

Kepada GOAL.com Indonesia, lima pemain bintang yang tergabung dalam EPL Masters Indonesia Cup 2012 menyampaikan tim impian masing-masing.

Penggemar sepakbola, terutama fans Liga Primer Inggris, terhibur dengan event EPL Masters di Jakarta pada 27 Mei lalu. Para mantan pemain ini baru saja tampil di Istora Senayan, Jakarta, terdiri dari mantan pemain Liverpool, Manchester United, Arsenal dan klub-klub Liga Primer lainnya.

Ternyata mereka masih mendapat sambutan hangat dari para penyuka sepakbola di Indonesia. Gaya dan teknik permainan mereka terbukti masih memukau, yang beda mungkin hanya dari segi fisik dan kecepatan yang pastinya sudah menurun. Sebagai mantan pemain kelas Eropa dan dunia, mereka pernah merasakan bermain dengan pemain-pemain kelas dunia lainnya. Lalu, bagaimana kalau mereka diminta membentuk tim sendiri dan memilih pemain-pemain yang mereka inginkan? Secara eksklusif kepada GOAL.com Indonesia, lima pemain EPL Masters yaitu Robbie Fowler, John Barnes, David May, Ray Parlour dan Didi Hamann, memilih Dream Team versi mereka.

Robbie Fowler
Pemain legendaris Liverpool ini termasuk salah satu striker tersubur di era Liga Primer. Faktanya, ia masih berada di urutan keempat pemain paling produktif sepanjang sejarah Liga Primer dengan mencetak 162 gol dari 377 laga. Fowler juga pernah memperkuat Leeds United, Manchester City, Cardiff City dan Blackburn Rovers. Namun masa tersuburnya adalah saat di Liverpool dengan mencetak 128 gol di Liga Primer dengan total 183 gol di semua kompetisi. Berbagai gelar sempat diraihnya semasa di Anfield, di antaranya dua gelar Piala Liga, satu gelar Piala FA dan satu gelar Piala UEFA. Di tim nasional Inggris, pemain yang dijuluki ‘God’ oleh fans The Reds ini bermain 26 kali dan mencetak tujuh gol. Pemain yang mengakhiri kariernya di Asia ini merangkap sebagai pemain sekaligus pelatih di klub asal Thailand, Muangthong United. Siapa saja pemain pilihan Fowler yang dianggapnya terbaik?

Berikut tim impian versi Robbie Fowler dengan formasi 4-4-2:

David James

Rob Jones - Phil Babb - Neil Ruddock - Jamie Carragher

Steve McManaman - Jamie Redknapp - Steven Gerrard - Mark Walters

Robbie Fowler - Stan Collymore

John Barnes
Pemain kelahiran Jamaika ini di masa keemasannya dikenal punya tehnik tinggi terutama dalam mendribel bola. Bermain di posisi sayap kiri, Barnes diakui sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Inggris dan Liverpool. Ia pernah membuat sensasi dengan tampil memukau saat Inggris bertemu Brasil dalam partai persahabatan di stadion Maracana, Rio de Janeiro pada Juni 1984. Inggris menang 2-0 dan salah satu gol dicetak Barnes dengan melewati beberapa pemain Brasil termasuk penjaga gawang Roberto Costa. Sayangnya performa Barnes bersama timnas Inggris kerap diganggu masalah cedera sehingga ia tidak banyak memberikan kontribusi. Di timnas Inggris, Barnes 79 kali bermain dan mencetak 11 gol, tampil di Piala Dunia 1986 dan 1990 dan Piala Eropa 1988. Namun di tingkat klub ia tampil luar biasa. Selama berkiprah d kasta tertinggi sepakbola Inggris, Barnes bermain dalam 586  laga dan membuat 165 gol saat memperkuat Watford, Liverpool, Newcastle United dan Charlton Athletic. Beragam gelar pun diraihnya bersama Liverpool, seperti tiga gelar Liga Primer (waktu itu masih bernama Divisi 1), dua gelar Piala FA dan satu gelar Piala Liga. Di tahun 2005, namanya dimasukkan dalam English Football Hall of Fame.

Berikut tim impian versi John Barnes dengan formasi 4-4-2:

Bruce Grobbelaar

Carlos Alberto - Franz Beckenbauer - Alan Hansen - Antonio Cabrini

Garrincha - Wolfgang Overath - Johan Cruyff - Lionel Messi

Diego Maradona - Pele

David May
Nama David May mungkin tidak seglamor David Beckham, Paul Scholes, Ryan Giggs atau bahkan Gary Neville. Namun pria kelahiran 24 Juni 1970 ini termasuk dalam skuat Manchester United saat merebut treble di musim 1998/99. Selama memperkuat The Red Devils di tahun 1994 sampai 2003, ia total bermain dalam 85 laga dan membuat enam gol. May memang jarang menjadi pilihan utama di posisi bek sentral maupun bek kanan, tapi ia adalah pemain tim yang selalu siap melapis pemain utama. Dengan permainan tanpa kompromi, fisik yang kuat serta kerja kerasnya di lapangan, May merasakan banyak gelar bergengsi bersama United. Ia ikut merasakan tiga gelar Liga Primer, dua gelar Piala FA dan satu piala Liga Champions. Uniknya, semasa kecil ia adalah fans berat Manchester City. Ia juga pernah memperkuat Blackburn Rovers yang merupakan klub pertamanya. Setelah hengkang dari United, May kemudian bermain di Burnley dan pensiun di klub non-liga Bacap Borough pada 2006.

Berikut tim impian versi David May dengan formasi 4-4-2:

Peter Schmeichel

Roberto Carlos - Tony Adams - Franco Baresi - Paolo Maldini

Cristiano Ronaldo - Bryan Robson - Zinedine Zidane - Ryan Giggs

Ronaldo - Lionel Messi

Ray Parlour
Pria bernama lengkap Raymond Parlour ini termasuk pemain terbaik Arsenal sepanjang masa. Walaupun begitu ia jarang menjadi berita utama dan kalah ‘glamor’ dibandingkan pemain seangkatannya seperti Patrick Vieira, Robert Pires, Thierry Henry atau Dennis Bergkamp, karena gelandang tengah ini lebih banyak berbicara dengan aksi-aksinya di lapangan hijau. Parlour termasuk dalam tim The Gunners yang menjuarai Liga Primer di musim 2003/04 dengan rekor tak terkalahkan dan disebut-sebut sebagai tim terbaik yang pernah dimiliki Arsenal. Di Liga Primer dari tahun 1992 sampai 2007, Parlour bermain 400 kali dan mencetak 22 gol, di Arsenal 339 kali bermain dan mencetak 22 gol. Ia juga sempat memperkuat Middlebrough dan Hull City. Pemain low profile ini pernah memperkuat timnas Inggris dalam sepuluh pertandingan. Berbagai gelar diraihnya bersama Arsenal, termasuk tiga gelar Liga Primer, empat gelar Piala FA, satu gelar Piala Liga dan satu gelar Cup Winners Cup. Setelah pensiun, Parlour aktif menjadi pengamat sepakbola di radio dan televisi. Tentunya ia masih terus memantau perkembangan Liga Primer dan ia pun memilih sebelas pemain yang dianggap terbaik sepanjang musim 2011/12.

Berikut tim impian versi Ray Parlour dengan formasi 4-4-2:

Joe Hart

Kyle Walker - Vincent Kompany - John Terry - Ashley Cole

Antonio Valencia - David Silva - Scott Parker - Yaya Toure

Wayne Rooney - Robin van Persie

Didi Hamann
Tak banyak pemain Jerman yang berkiprah dan sukses di Inggris. Hamann ternasuk salah satu yang sukses. Pria bernama asli Dietmar Hamann ini meraih kesuksesan bersama Bayern Munich dari tahun 1993 sampai 1998. Ia kemudian mencoba mencari tantangan baru dengan bermain di Liga Primer bersama Newcastle. Hanya bertahan setahun, pada 1999 ia hijrah ke Liverpool yang membuatnya menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik di Inggris. Selama tujuh tahun memperkuat The Reds, ia meraih sembilan gelar, di antaranya dua gelar Piala FA, dua gelar Piala FA, satu gelar Piala UEFA dan satu gelar Liga Champions. Setelah hengkang dari Liverpool pada 2006, ia sempat memperkuat Bolton Wanderers, Manchester City dan Milton Keynes Dons. Usai pensiun, Hamann mencoba berkarier sebagai pelatih. Ia pernah menangangi Milton Keynes, Leicester (bersama Sven-Goran Eriksson) dan Stockport Country. Di timnas Jerman, ia 59 kali bermain dan mencetak lima gol, serta berlaga di Piala Dunia 1998 dan 2002 serta Piala Eropa 2000 dan 2004. Prestasi terbaiknya adalah membawa Jerman melaju ke final Piala Dunia 2002 sebelum dikalahkan Brasil. Dengan pengalaman bermain yang begitu luas, siapa saja pemain yang dipilih Hamann untuk masuk di dalam tim impiannya?

Berikut tim impian versi Didi Hamann dengan formasi 4-4-2:

Oliver Kahn

Markus Babbel - Lothar Matthäus - Sami Hyypiä - Bixente Lizarazu

Nolberto Solano - Steven Gerrard - Xabi Alonso - Elano

Michael Owen - Nicolas Anelka



WAWANCARA EKSKLUSIF EPL MASTERS INDONESIA CUP 2012
John Barnes John Barnes: Manajer Liverpool Bisa Saja Diganti Tiap Tahun
Mark Walters Mark Walters: Danny Welbeck Bisa Menjadi Pengganti Wayne Rooney
Robbie Fowler Robbie Fowler: Liverpool Harus Belanja Besar-Besaran & Kenny Dalglish Adalah Korban Bisnis Sepakbola
Michael Mols Michael Mols: Sepakbola Indonesia Berada Dalam Masalah Besar
Viv Anderson Viv Anderson: Brian Clough & Sir Alex Ferguson Sama-Sama Menakutkan
David May Oops, David May Bocorkan Nama-Nama Pemain Yang Akan Dibeli Manchester United
Ray Parlour Ray Parlour: Robin Van Persie Mungkin Hengkang, Tapi Arsenal Akan Meraih Gelar
Dietmar Hamann Didi Hamann: Pemecatan Kenny Dalglish Tidak Mengejutkan


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait