thumbnail Halo,

Evra menilai sukses City lebih disebabkan keteledoran United membuang keunggulan delapan angka.

Patrice Evra berargumen bahwa sukses Manchester City menjadi kampiun Liga Primer Inggris musim ini tak murni karena kehebatan mereka, melainkan lebih disebabkan keteledoran Manchester United membuang keunggulan delapan angka.

Suprlus signifikan tersebut diperoleh The Red Devils di pekan ke-32, di mana mereka berhasil membekap Queens Park Rangers 2-0, sementara The Eastlands terjungkal 1-0 di kandang Arsenal.

Namun, dua kekalahan (kontra Wigan Athletic dan City) plus hasil seri kala menjamu Everton membuat keunggulan United lenyap tak berbekas. Dengan koleksi poin identik, City lebih berhak di atas karena superioritas mereka dalam selisih gol.

Seperti diketahui, City pada akhirnya mengukuhkan diri sebagai jawara usai mengalahkan QPR 3-2 dalam partai penutup nan dramatis di Etihad Stadium, Minggu (13/5) lalu.

“Saya selalu mengatakan ketika seseorang menjadi juara mereka pantas mendapatkannya. Tapi saya dapat mengatakan kepada diri sendiri bahwa kami memberikan titel kepada City,” tutur Evra kepada wartawan.

“Hanyalah 30 detik terakhir [di pekan pamungkas] yang menjadikan City juara.”

“Faktanya adalah dengan enam laga tersisa, kami memimpin delapan poin dan Manchester United tak menyelesaikan pekerjaan dengan baik membuat saya sangat kecewa,” pungkas sang bek kiri.

 

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait