thumbnail Halo,

Pria asal Swiss sempat mengklaim akan "mundur" dari jabatannya, sebelum belakangan diketahui jika akun Twitter pribadinya telah dibajak


OLEH    DEFANIE ARIANTI
Presiden FIFA Sepp Blatter mengejutkan banyak pihak ketika mengklaim akan mundur dari jabatannya lewat kicauannya di Twitter. Namun, belakangan diketaui, Twitter milik pria Swiss telah dibajak oleh kelompok yang menamakan diri 'Tentara Elektronik Suriah'.

Sebelum menyatakan mundur, Blatter mengirimkan berbagai pesan yang mengklaim dirinya mengambil uang dari Pangeran Qatar dan membela tindakannya karena dia adalah pencari nafkah utama dalam keluarga.

Tidak lama, Blatter juga menunjuk putera mahkota Yordania Ali Bin Al Hussein sebagai suksesornya di federasi sepakbola dunia, karena keluarga kerajaan itu telah banyak berjasa untuk FIFA.

Akan tetapi, belakagan terungkap bahwa akun Twitter Blatter menjadi korban terbaru pembajakan yang dilakukan 'Tentara Elektronik Suriah'. Kelompok itu telah membajak sejumlah akun Twitter tokoh dan organisasi populer dalam beberapa pekan terakhir guna mendukung agenda politik mereka.

"Sejumlah akun FIFA, termasuk @SeppBlatter dan @fifaworldcup telah dibajak. Jika ragu, silakan memverifikasi info apapun ke kantor FIFA," demikian pernyataan resmi FIFA.


GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait