thumbnail Halo,

Teknologi garis gawang dianggap terlalu boros, sebab dipastikan ada sekira 280 stadion membutuhkan proyek satu ini.


OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Proyek teknologi garis gawang yang digagas FIFA menuai kritik. Adalah presiden UEFA Michael Platini yang melayangkan suara minornya. Menurutnya, teknologi garis gawang bakal memakan banyak biaya, dan sebaiknya bujet untuk proyek itu dialokasikan ke hal lain.

Perdebatan mengenai penggunaan teknologi garis gawang memang terus bergulir, ada yang pro, namun tak sedikit juga yang kontra. Platini pun sekali lagi berada di pihak yang sedikit menantang. Dalam pandangan Platini, alokasi bujet untuk membangun teknologi garis gawang sejatinya bisa dimanfaatkan untuk proyek lain yang jauh lebih potensial.

"Jika kita akan menggunakan teknologi garis gawang ini di Liga Champions atau Liga Europa, maka kami harus menyiapkannya di setiap stadion di mana pertandingan berlangsung," ujar Platini dalam konfrensi pers setelah menghadiri rapat komite eksekutif UEFA.

"Jika kami ingin menggunakan teknologi garis gawang, kami harus meng-install-nya pada 280 stadion, lalu menghilangkannya lagi di pertandingan domestik."

"Hal ini akan menelan biaya di kisaran 54 juta euro selama lima tahun untuk teknologi satu ini, jadi ini cukup mahal untuk jenis kesalahan yang terjadi sekali setiap 40 tahun."

"Sejujurnya, saya lebih senang mengalokasikan sejumlah uang ke dalam pengembangan sepakbola muda serta infrastrukturnya, ketimbang menghabiskannya untuk teknologi yang belum terlihat oleh seorang wasit," pungkas Platini.

Terkait