thumbnail Halo,

Teknologi garis gawang terakhir yang disetujui FIFA berasal dari Jerman.


OLEH   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter

FIFA menyatakan telah memberikan persetujuan dan izin untuk penggunaan teknologi garis gawang untuk sistem keempat.

Sistem terakhir ini dikembangkan oleh perusahaan di Jerman, yaitu GoalControl 4D, yang menggunakan empat kamera berkecepatan tinggi yang ditempatkan di setiap penjuru lapangan dengan fokus pada kedua gawang, untuk memastikan bola sudah melintasi garis gawang atau tidak.

"Posisi dari bola secara berlanjut dan otomatis ditangkap lewat teknologi tiga dimensi pada saat bola melewati garis gawang," FIFA dalam pernyataan mereka.

"Ketika bola melintasi garis gawang, pusat analisa data langsung mengirimkan sinyal kepada wasit tak kurang dari satu detik. GoalControl 4D bisa digunakan dengan mistar gawang dan bola standar biasa."

Sebelumnya, FIFA juga sudah memberikan lisensi untuk tiga sistem teknologi garis gawang lainnya. Sebelum teknologi GoalControl 4D, FIFA memberikan lisensi untuk sistem teknologi Cairos, yaitu menggunakan medan magnet di sekitar gawang.

Dua sistem yang sudah sering digunakan adalah HawkEye dan GoalRef.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait