thumbnail Halo,

Platini lebih berniat berinvestasi dalam pengembangan sepakbola daripada menghabiskan uang untuk teknologi garis gawang.


OLEH DEWI AGRENIAWATI

Presiden Uefa Michel Platini kembali mengungkapkan penolakannya menggunakan teknologi garis gawang yang saat ini tengah diuji coba di Piala Dunia Antarklub di Jepang.

Pria asal Prancis menilai memperkenalkan teknologi tersebut di kompetisi elite seperti Liga Champions, Liga Europa dan Piala Eropa terlalu memakan biaya. Platini lebih berniat berinvestasi dalam pengembangan sepakbola daripada menghabiskan uang untuk teknologi garis gawang.

"Ini bukan pertanyaan teknologi garis gawang, ini pertanyaan teknologi. Di mana Anda memulai teknologi dan di mana Anda berakhir dengan teknologi? Teknologi sangat membantu tapi kami harus memutuskan pada hal-hal yang pasti," beber Platini kepada reporter.

"Untuk menggunakan teknologi garis gawang di kompetisi kami bisa mengeluarkan €50 juta dalam lima tahun. Saya memilih memberikan €50 juta untuk akar dan pengembangan sepakbola dari pada teknologi untuk menentukan satu atau dua gol setahun. Itu uang yang terlalu banyak untuk gol."

"Kami mendukung penambahan wasit yang sekarang diterima dewan internasional dan dengan wasit satu meter dari garis gawang saya pikir jika dia memiliki penglihatan bafus dia bisa melihat apakah bola telah masuk atau tidak," imbuh Platini.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait