thumbnail Halo,

Pelatih Jerman Joachim Low tak akan melupakan betapa getir hatinya ketika tim kesayangannya disingkirkan pasukan Gli Azzurri di laga semi-final Euro 2012.

Jelang laga persahabatan kontra Argentina, pelatih Jerman Joachim Low mengenang-ngenang betapa memilukannya melihat tim asuhannya itu yang terus mengalami kemerosotan prestasi di beberapa kompetisi major terakhir.

Jerman tumbang di semi-final Euro 2012 oleh Italia, setelah memupuk asa yang amat besar di turnamen tersebut.

Lalu bila kilas balik pada Euro 2008, Jerman menjadi runner-up setelah dikalahkan Spanyol sebelum menempati peringkat tiga di Piala Dunia 2010 Afrika Selata. Artinya, dari setiap kompetisi besar ini Jerman terus mengalami penurunan prestasi.

Pria berusia 52 tahun ini mulai melatih timnas pada 2006 silam. Dengan proses yang cepat, dia pun mulai meremajakan skuat dan mengusung penekanan pada telenta-talenta berbakat Jerman.

Kendati begitu, kenyataan bahwa Jerman tidak bisa berbuat banyak di beberapa kompetisi internasional terakhir membuat Low sedikit banyak kecewa. Terutama di Euro 2012 saat disingkirkan Italia.

"Kami ingin ajang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan membentuk sebuah tim yang dapat membawa kami memenangkan titel ini [Euro 2012], jadi kekalahan di semi-final kontra Italia adalah hal yang sangat menyakitkan," ujar Low kepada wartawan dalam sesi pres konferens.

"Kini kami harus menghadapi kesalahan yang kami buat di Euro 2012, dan menemukan solusi untuk permasalahan-permasalahan itu untuk dua tahun ke depan."

"Sebelum pertandingan versus Italia, kami telah memenangkan 15 laga [kompetitif] secara beruntun. Kami akan bertahan dengan kekuatan sekarang ini, dengan sedikit perubahan kecil."

"Anda harus berusaha dan menarik pelajaran dari berbagai kritik dengan ikhlas. Meski beberapa masukan terkadang saya rasa tidak produktif," tandasnya.





SIAPA TERATAS DALAM DAFTAR
50 PEMAIN TERBAIK 2012
VERSI GOAL.COM?

Terkait