advertisement
Federer Kritik Sistem Di Sepakbola
Petenis asal Swiss Roger Federer membela Thierry Henry dan menyalahkan sistem di sepakbola yang 'menghalalkan' aksi kontroversial yang dilakukan pemain Prancis itu.
Oleh Taufik Bagus A.
Thierry Henry kembali mendapat pembelaan atas aksi 'kotornya' di laga playoff kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Prancis dan Irlandia kemarin. Jika sebelumnya dukungan datang dari Asosiasi Pesepakbola Profesional, kali ini dukungan datang dari Roger Federer, petenis nomor satu dunia asal Swiss.
Federer menilai Henry tak bisa disalahkan atas aksinya itu karena sistem di sepakbola saat ini tak cukup baik untuk mengontrol kejadian kontroversial yang kerap terjadi di sepakbola.
"Anda tak bisa menyalahkan Henry. Jika wasit tidak melihatnya, saya menilai sistemnya yang salah. Banyak sekali gol yang disahkan padahal tidak pantas diberikan, dan kemarin terjadi lagi. Saya terkejut kesalahan semacam ini terus terjadi di sepakbola," kata Federer seperti dikutip Reuters, Sabtu (21/11).
Ia pun menyarankan sepakbola harus mulai mengadopsi teknologi penggunaan video untuk meminimalkan keputusan kontroversial dan insiden lain yang bisa merugikan salah satu pihak.
"Saya rasa teknologi ini lebih dibutuhkan di olahraga ini dari pada tenis. Memang, Anda tak bisa menghentikan pertandingan dan menganalisa semuanya, tapi Anda bisa melakukan sejumlah hal sehingga kejadian semacam ini tidak lagi terjadi, dan kemudian Henry tidak dalam posisi yang dirasakannya sekarang ini," jelas Federer.
Setujukah Anda dengan Federer? Sampaikan opini Anda dalam kolom yang tersedia di bawah ini.
Thierry Henry kembali mendapat pembelaan atas aksi 'kotornya' di laga playoff kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Prancis dan Irlandia kemarin. Jika sebelumnya dukungan datang dari Asosiasi Pesepakbola Profesional, kali ini dukungan datang dari Roger Federer, petenis nomor satu dunia asal Swiss.
Federer menilai Henry tak bisa disalahkan atas aksinya itu karena sistem di sepakbola saat ini tak cukup baik untuk mengontrol kejadian kontroversial yang kerap terjadi di sepakbola.
"Anda tak bisa menyalahkan Henry. Jika wasit tidak melihatnya, saya menilai sistemnya yang salah. Banyak sekali gol yang disahkan padahal tidak pantas diberikan, dan kemarin terjadi lagi. Saya terkejut kesalahan semacam ini terus terjadi di sepakbola," kata Federer seperti dikutip Reuters, Sabtu (21/11).
Ia pun menyarankan sepakbola harus mulai mengadopsi teknologi penggunaan video untuk meminimalkan keputusan kontroversial dan insiden lain yang bisa merugikan salah satu pihak.
"Saya rasa teknologi ini lebih dibutuhkan di olahraga ini dari pada tenis. Memang, Anda tak bisa menghentikan pertandingan dan menganalisa semuanya, tapi Anda bisa melakukan sejumlah hal sehingga kejadian semacam ini tidak lagi terjadi, dan kemudian Henry tidak dalam posisi yang dirasakannya sekarang ini," jelas Federer.
Setujukah Anda dengan Federer? Sampaikan opini Anda dalam kolom yang tersedia di bawah ini.
Terima kasih atas tanggapan Anda! Komentar tidak akan langsung tampil karena harus disaring moderator terlebih dulu.
Mohon tulis nama Anda!
Mohon tulis lokasi Anda!
Mohon tulis komentar Anda!
33 Tanggapan Anda
Iklan
Jelajahi GOAL.com
/* empty because this one does not have controls */?>
-
KARTUN: Bukalah Hatimu, Roberto Mancini?
Carlos Tevez siap kembali ke Manchester City dengan harapan Roberto Mancini bersedia membukakan hati untuknya lagi.
-
FOKUS: Keuangan & Distribusi Keuntungan Liga Champions
Selain membidik status sebagai penguasa Eropa, mustahil dibantah bahwa daya tarik lain dari kancah Liga Champions bagi para partisipan adalah hadiah uangnya yang amat menggiurkan.
-
DEBAT: Prediksi GOAL.com - Siapa Yang Bisa Menyaingi Barcelona & Real Madrid Di Liga Champions Musim Ini?
Tim editor GOAL.com dan pengamat sepakbola dunia memberikan pandangan mereka mengenai kandidat juara Liga Champions musim ini.
-
DEBAT: Lima Alasan Juventus Akan Juara Serie A & Coppa Italia 2011/12
Berikut adalah lima alasan yang membuat Juventus layak dijadikan favorit peraih gelar juara Serie A & Coppa Italia 2011/12.
-
KARTUN: Juara Piala Afrika 2012 & Dedikasi Skuad Zambia 1993
Zambia menjadi juara Piala Afrika 2012 dan mendedikasikan gelar mereka untuk kawan-kawan mereka di surga.
Iklan
Iklan