thumbnail Halo,
Live

Piala Asia

  • 28 Januari 2011
  • • 22:00
  • • Jassim Bin Hamad Stadium (Al-Sadd Stadium), ad-Dōha (Doha)
  • Wasit: A. Bin Abdul Bashir
  • • Penonton: 8199
2
FT
3

Tekuk Uzbekistan, Korsel Peringkat Tiga Asia

Tekuk Uzbekistan, Korsel Peringkat Tiga Asia

Keberhasilan menempati peringkat tiga membuat Korsel dipastikan lolos ke putaran final empat tahun mendatang.

Korea Selatan harus berjuang keras untuk menempati peringkat tiga Piala Asia 2011 ketika mengalahkan Uzbekistan 3-2 dalam pertandingan play-off di Stadion Jassim Bin Hamad, Jumat [28/1] malam WIB.

Dengan keberhasilan itu, Korsel yang menempati posisi ketiga berhak mendapatkan tempat di putaran final Piala Asia 2015 mendatang di Australia.

Korsel mengawali laga ini dengan baik. Sejumlah peluang berhasil diperoleh tim Daeguk Warrior. Sedangkan Uzbekistan mendapat tekanan psikologis menghadapi gempuran pemain Korsel.

Kendati demikian, Uzbeksitan masih bisa menjaga lini pertahanannya dengan solid, sehingga Korsel mengalami kesulitan untuk unggul lebih dulu. Hanya saja, kesolidan itu terpatahkan ketika pertandingan memasuki menit ke-18.

Koo Ja-Cheol berhasil membawa Korsel unggul. Kelengahan sektor belakang Uzbekistan dimanfaatkan dengan maksimal oleh Koo untuk menjebl gawang Uzbekistan usai menyambut umpan Lee Yong-Rae.

Gol itu meruntuhkan mental pemain Uzbekistan. Kondisi ini membuat Korsel semakin meningkatkan serangannya ke pertahanan lawan. Sejumlah peluang berhasil diperoleh, dan kesempatan bagus bagi Korsel datang 11 menit kemudian. Ji Dong-Won berhasil memanfaatkan umpan Koo untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Dominasi Korsel atas Uzbekistan kembali berlanjut. Akibatnya lini pertahanan Uzbekistan yang digalang Odil Akhmedov mengalami kesulitan untuk menghadang agresivitas tiga pemain Korsel.

Setelah melakukan serangan intensif, Korsel kembali memperbesar keunggulannya atas Uzbekistan melalui Ji di menit ke-39. Gol yang diciptakan Ji cukup indah. Ia terlebih dahulu mengangkat bola melewati kepala Viktor Karpenko, dan selanjutnya menanduk si kulit bundar ke jala Ignatiy Nesterov.

Menjelang laga usai, Uzbekistan mampu memperbaiki performanya, dan memberikan perlawanan sengit terhadap Korsel. Ambisi mendapatkan tiket otomatis ke putaran final empat tahun mendatang memicu motivasi pemain Uzbekistan.

Uzbekistan mendapatkan hadiah penalti ketika Hwang Jae-Won melakukan pelanggaran terjadap Olim Novkarov. Aleksandr Geynrikh sukses menjalankan tugasnya dengan baik untuk menutup babak pertama dengan skor 3-1.

Keberhasilan menjebol gawang Korsel itu membuat Uzbekistan termotivasi di babak kedua. Serangan beruntun dikembangkan ke area pertahanan Korsel untuk mengejar defisit dua gol.

Harapan untuk menyeimbangkan kedudukan muncul di menit ke-54 setelah mampu memperkecil ketertinggalan. Setelah menyambut umpan silang dari sisi kiri, Geynrikh lalu mengecoh Lee Jung-Soo sebelum menjebolkan gawang Jung Sung Ryong.

Sukses Uzbekistan memperkecil ketertinggalan ini membuat Korsel berada dalam tekanan. Negara pecahan Uni Sovyet itu menghadirkan tekanan hebat di sektor pertahanan tim Negeri Ginseng.

Sejumlah peluang berhasil diperoleh Uzbekistan. Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal menambah pundi-pundi golnya. Sebaliknya, Korsel mampu meredam serangan yang dibangun Uzbekistan. Hingga pertandingan usai, Uzbekistan gagal mencetak gol, dan dipaksa menelan kekalahan 3-2.

Berita Terkini

Terkait