thumbnail Halo,
Live

Kejuaraan Dunia U17

  • 11 Juli 2011
  • • 06:00
  • • Estadio Azteca, Coyoacán, Ciudad de México (D.F.)
  • Wasit: S. Moen
  • • Penonton: 98943
0
FT
2

Piala Dunia U-17: Bekuk Uruguay, Meksiko Sabet Titel Kedua

Piala Dunia U-17: Bekuk Uruguay, Meksiko Sabet Titel Kedua

-

El Tricolor merengkuh status raja dunia level U-17 di hadapan publik Estadio Azteca.

Gemuruh kegembiraan sekitar 99 ribu penonton membahana di Estadio Azteca pada Senin (11/7) pagi WIB menyusul keberhasilan tuan rumah Meksiko merengkuh titel Piala Dunia U-17 setelah membekuk Uruguay 2-0.

Status raja dunia di level U-17 ini merupakan yang kedua buat El Tricolor, yang sebelumnya meraih sukses pada pergelaran 2005 di Peru.

Kedua tim memilih pendekatan waspada ketika wasit Svein Oddvar Moen asal Norwegia membuka pertandingan yang berlangsung dua jam pasca kick-off perebutan peringkat ketiga antara Jerman dan Brasil (4-3) itu.

20 menit awal berlangsung tanpa ancaman berarti dari kedua kubu. Walau begitu, yel-yel dukungan untuk Meksiko tak pernah berhenti terdengar.

Dukungan publik pun membantu anak-anak Raul Gutierrez untuk memecahkan kebuntuan. Di menit ke-31, sebuah crossing dari sisi kanan diteruskan oleh Carlos Fierro ke arah kapten Antonio Briseno yang sama sekali tak menyia-nyiakan peluang tersebut.

Ia menghunjamkan  si kulit bundar lewat tendangan voli kencang tanpa terhadang kiper Uruguay, Jonathan Cubero.

La Celeste nyaris menyamakan kedudukan dengan instan, tapi sepakan jarak jauh Elbio Alvarez memanfaatkan kegagalan barisan defensif Meksiko menyapu bola hanya membentur tiang.

Beberapa menit sebelum istirahat, Fierro mendapat peluang untuk menggandakan skor bagi Meksiko. Sayang, tembakannya mengakhiri dribel menusuk kotak penalti masih gagal menemui sasaran.

Di interval kedua, El Tri kian merajalela. Namun, serangkaian tendangan yang dilancarkan Fierro dan tandemnya, Marco Bueno, bisa digagalkan oleh kecemerlangan Cubero di bawah mistar.

Uruguay sendiri bukannya tanpa peluang. Di menit ke-61, hanya nasib buruk yang mementahkan kans tim Amerika Selatan itu. Kiper Meksiko, Richard Sanchez, sudah terperdaya sepakan Juan San Martin, tapi si kulit bundar kembali mengenai tiang.

Meksiko melanjutkan bombardir serangan ke wilayah Uruguay di sepuluh menit akhir. Kemelut di mulut gawang Cubero pada menit ke-83 gagal dituntaskan oleh Fierro maupun Bueno. Pun dengan upaya Arturo Gonzalez yang melayang di atas mistar.

Namun demikian, Meksiko akhirnya sukses mencetak gol kedua di menit kedua injury time lewat sontekan Giovani Casillas sekaligus menghabisi Uruguay. Negeri Sombrero pun berpesta.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait