thumbnail Halo,
Live

Kualifikasi PD Asia

  • 11 Oktober 2011
  • • 18:30
  • • Jalan Besar Stadium, Singapore
  • Wasit: Myung-Yong Choi
  • • Penonton: 3799
0
FT
3

Yordania Selangkah Lagi Ke Ronde Empat

Yordania Selangkah Lagi Ke Ronde Empat

Mahmoud maher

Singapura gagal mengimbangi permainan pasukan Raja Abdullah di stadion Jalan Besar.

Yordania sukses mengumpulkan kemenangan ketiga, yang membuat mereka tinggal selangkah lagi maju ke ronde empat kualifikasi Piala Dunia 2014.

Kali ini giliran tuan rumah Singapura yang seperti kehabisan ide menjawab permainan Yordania, dan tiga gol pun bersarang di gawang Izwan.

Sundulan Abdallah Deeb langsung membuka skor saat pertandingan baru berjalan 11 menit dengan memanfaatkan kelengahan benteng Singapura, dan Yordania menggandakan keunggulan lagi-lagi lewat kehebatan di udara oleh Bani Yaseen di menit kesepuluh babak kedua.

Kemudian kemenangan Yordania ditutup oleh tendangan dari luar kotak penalti Ahmad Hayel 11 menit berselang, di mana tiga pemain belakang Singapura gagal menutup ruang tembak Hayel yang dengan leluasa menempatkan bola melampaui jangkauan Izwan.

Asisten pelatih Singapura V Sundramoorthy, yang akrab disapa Sundram, menganggap peluang mereka secara matematis masih terbuka.

Sundram, yang menggantikan pelatih Radojko Avramovic karena hukuman bagi pelatih Serbia itu, mengakui kehebatan Yordania.

"Kami melawan tim dengan teknik yang sangat bagus, Anda lihat mereka  nyaman dalam memainkan bola," ujar Sundram.

Singapura sendiri sebenarnya memiliki peluang saat masih tertinggal 1-0 lewat sundulan bek muda Safuwan, yang disadari penuh oleh Sundram.

"Safuwan punya peluang untuk menyamakan kedudukan. Hal seperti ini terjadi di partai besar, kami seharusnya mengambil peluang yang ada dan mengawali pertandingan dengan positif," keluh Sundram.

Bagi Yordania, sembilan poin di tiga laga pertama membuat pelatih Adnan Hamad yakin timnya membuktikan diri sebagai calon macan Asia.

"Saya rasa Yordania sudah menjadi salah satu tim terbaik Asia, penampilan di Piala Asia Qatar (lolos ke perempat-final) berhasil memberikan gambaran tentang kemampuan kami," tegas Hamad.

Pelatih asal Irak itu menambahkan, "Kami sedang membangun tim untuk masa depan. Itulah mengapa kami memasukkan lima pemain di bawah usia 20 tahun. Hasil ini adil, dengan segala hormat Singapura juga tim bagus, tetapi mereka melawan tim sekuat Yordania."

Ironisnya, Sundram justru meminta kesabaran soal tim muda Singapura.

"Ini tim muda, saya pikir kami perlu waktu untuk berkompetisi. Ini hanya masalah waktu. Di sepakbola semua hal mungkin terjadi, kami akan lakukan yang terbaik (di sisa tiga pertandingan)," pungkas Sundram.

Terkait