thumbnail Halo,
Live

J1 League

  • 17 November 2012
  • • 15:00
  • • IAI Stadium Nihondaira, Shizuoka
  • Wasit: H. Kimura
  • • Penonton: 12391
1
FT
3

REVIEW J-League: Papan Bawah & Atas Tetap Sengit

REVIEW J-League: Papan Bawah & Atas Tetap Sengit

Goal.com

Kendati menelan kekalahan, Sanfrecce masih memuncaki klasemen, sedangkan tujuh tim papan bawah masih berusaha menghindari degradasi.


OLEH   DONNY AFRONI        

J-League Jepang

Hasil Pekan Ke-32

Klasemen

KASHIMA ANTLERS 3 3 VEGALTA SENDAI
Vegalta gagal memuncaki klasemen sementara setelah bermain imbang 3-3 melawan Antlers. Hasil ini membuat Vegalta tetap berada di peringkat kedua, karena terpaut satu angka dari Sanfrecce Hiroshima. Tim tamu sudah lebih dulu unggul dua gol melali Shingo Akamine dan Wilson pada menit ke-12 dan 12.

Namun Shinzo Koroki memperkecil ketertinggalan saat laga berjalan setengah jam. Vegalta sempat kembali memperlebar keunggulan di menit ke-39 melalui Akamine. Sayangnya keunggulan itu tidak bisa dipertahankan di babak kedua, ketika gawang Takuto Hayashi dibobol Yuya Osako dan Koroki di menit ke-47 dan 76.

URAWA REDS 2 0 SANFRECCE
Reds membuka secercah harapan untuk menjadi juara musim ini usai memetik kemenangan 2-0 atas pemuncak klasemen Sanfrecce. Hasil itu membuat Reds berselisih enam angka, dan J-League masih menyisakan dua laga lagi. Reds kini berharap Sanfrecce dan Vegalta Sendai menelan kekalahan di pertandingan tersisa untuk mewujudkan ambisinya.

Duel antara Reds dan Sanfrecce berlangsung sengit, sehingga wasit harus mengeluarkan delapan kartu kuning untuk kedua tim, tiga diantaranya didapat pemain tuan rumah. Tsukasa Umesaki membuka keunggulan lima menit sebelum babak pertama berakhir, dan Keita Suzuki memastikan kemenangan saat pertandingan berjalan satu jam.

MARINOS 1 2 KASHIWA REYSOL
Reysol tetap menjaga peluang mereka mendapatkan tiket ke Liga Champions Asia usai memetik kemenangan 2-1 dalam laga tandangnya ke markas Marinos. Bukan itu saja. Reysol juga berhasil menyalip Marinos untuk menduduki peringkat enam klasemen sementara dengan nilai 49, sedangkan Marinos turun satu tangga ke posisi delapan.

Publik tuan rumah terlebih dahulu dikejutkan oleh gol bunuh diri Takashi Kanai ketika laga memasuki menit ke-13. Reysol pun sukses menggandakan keunggulan saat babak kedua berjalan tiga menit lewat gol Leandro. Tuan rumah hanya bisa memperkecil kekalahan mereka melalui gol bunuh diri Masato Fujita pada menit ke-58.

ALBIREX 0 1 FRONTALE
Kekalahan 1-0 dari Frontale membuat Albirex berada di ujung tanduk untuk menghindari jurang degradasi. Albirex kini terpaut lima angka dari Vissel Kobe yang berada satu tangga di atas zona merah. Sementara bagi Frontale, hasil ini membuat mereka kembali berlaga di J-League musim depan, karena raihan 46 poin sudah tidak mungkin dikejar Gamba Osaka yang menempati posisi teratas zona degradasi dengan nilai 37.

Pertarungan antara Albirex dan Frontale berlangsung imbang, dan skor tanpa gol bertahan di babak pertama. Namun arah angin berubah ketika Albirex kehilangan satu pemain usai Yusuke Murakami diusir keluar lapangan, karena menerima kartu kuning keduanya di menit ke-65. Kendati demikian, Frontale baru bisa memastikan kemenangan di masa injury time melalui gol Yu Kobayashi.

JUBILO IWATA 0 2 NAGOYA GRAMPUS
Derita Jubilo terus berlanjut setelah dipermalukan Grampus 2-0 di hadapan publiknya sendiri. Dengan demikian, Jubilo kini melalui tujuh pertandinan berturut-turut tanpa kemenangan. Sebaliknya bagi Grampus, kemenangan membuat mereka menjaga persaingan memperebutkan tiket Liga Champions Asia, dan membuka asa menjuarai J-League.

Jubilo sempat memberikan perlawanan, sebelum akhirnya Naoki Hatta memungut bola dari jalanya usai dijebol Marcus Tanaka menjelang babak pertama berakhir. Grampus mendapatkan perlawanan sengit dari Jubilo yang sedang mengejar ketertinggalan. Tim tamu pun memastikan kemenangan dua gol melalui Kensuke Nagai di masa injury time.

CONSADOLE 2 3 SAGAN TOSU
Sagan sukses mengejar dua kali ketertinggalan untuk membalikkan keadaan guna memetik kemenangan 3-2 atas juru kunci Consadole. Sagan pun menjaga peluang merebut tiket Liga Champions. Tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui Yoshihiro Uchimura sebelum wasit meniup pluit tanda berakhirnya babak pertama.

Yohei Toyoda mampu memaksa laga berjalan imbang pada menit ke-54, namun Consadole kembali unggul dari tamunya melalui gol Tatsuki Nara selang dua menit kemudian.  Gol Kei Ikeda di menit ke-67 membangkitkan motivasi Sagan, sehingga mereka dapat menutup pertandingan dengan kemenangan usai Ryunosuke Noda memaksa kiper Toshiyasu Takahara memungut bola dari jalanya di menit ke-71.

FC TOKYO 0 1 VISSEL KOBE
Vissel menjaga harapan lolos dari ancaman degradasi setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas FC Tokyo. Raihan tiga angka tidak memberikan pengaruh terhadap posisi Vissel di klasemen sementara, dan tetap berselisih dua poin dengan Gamba Osaka, tapi setidaknya kemenangan bisa menumbuhkan kepercayaan diri.

Pertandingan antara FC Tokyo dan Vissel berlangsung di atas lapangan yang di sejumlah titik terdapat genangan air. Akibatnya, permainan kedua tim tidak berjalan dengan bagus. Kendati demikian, Vissel mampu tampil sebagai pemenang setelah gol Ryo Okui di menit ke-27 tidak bisa dikejar tuan rumah hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

S-PULSE 1 3 GAMBA OSAKA
Gamba melanjutkan tren positif mereka untuk melepaskan diri dari ancaman degradasi menjelang berakhirnya musim 2011/12 usai memetik kemenangan 3-1 atas S-Pulse. Kendati demikian, Gamba tetap berada di posisi teratas atas zona degradasi, dan terpaut dua poin dari Vissel Kobe yang satu tangga di atasnya.

Shu Kurata membawa Gamba unggul lebih dulu pada menit ke-24. Namun Genki Omae sempat menyamakan kedudukan ketika babak kedua berjalan tiga menit. Leandro kembali membawa Gamba mengungguli tuan rumah di menit ke-52, sebelum akhirnya Kurata memastikan kemenangan tim tamu pada menit ke-64 yang makin memberatkan upaya S-Pulse meraih tiket ke Liga Champions Asia.

OMIYA ARDIJA 1 3 CEREZO OSAKA
Ambisi Cerezo untuk memastikan diri tetap bertahan di J-League lebih awal tidak terwujud setelah menelan kekelahan 3-1 dari Ardija. Hasil itu membuat Cerezo terpaut empat angka dari Gamba Osaka yang menempati posisi teratas zona degradasi. Kendati memetik kemenangan, Ardija juga belum aman dari ancaman degradasi, karena berselisih tiga poin dengan Gamba.

Milivoje Novakovic membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-37, dan Daisuke Watabe menggandakannya di menit ke-55. Selang lima menit kemudian, Cerezo memperkecil ketertinggalan lewat gol Kenyu Sugimoto. Gol Takuya Aoki sepuluh menit menjelang pertandingan selesai memupus ambisi Cerezo menyamakan kedudukan.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait