thumbnail Halo,
Live

ISL

  • 3 Mei 2014
  • • 19:00
  • • Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang
  • • Penonton: 6372
1
FT
1

Semen Padang diimbangi Gresik United di kandang.

Laporan Pertandingan: Semen Padang 1-1 Gresik United

Semen Padang diimbangi Gresik United di kandang.

Antara

Semen Padang kembali gagal memetik kemenangan di kandang sendiri.


GOALOLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Semen Padang kembali gagal memaksimalkan laga kandang mereka dalam dua laga terakhir. Itu setelah, mereka hanya bermain imbang 1-1 dengan Gresik United pada lanjutan wilayah barat Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sabtu (3/5). Sebelumnya, skuat yang dilatih Jafri Sastra itu juga harus menerima kenyataan pahit dibekuk tamunya Arema Cronus, 1-0, 29 April lalu.

Semen Padang sendiri sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-25 setelah gelandang GU, Kacung Khairul Munib melesakkan gol ke gawang Kabau Sirah yang dikawal Fakhrurrazi. Tim tuan rumah baru bisa membalas pada menit ke-80 lewat Airlangga Sucipto.

Hasil ini, membuat Semen Padang masih terpaku di posisi keempat klasemen wilayah barat dengan 17 poin. Sedangkan GU berada di peringkat kedelapan dengan delapan angka.

Babak pertama

Tak ingin menanggung malu lagi di depan publik sendiri, Semen Padang langsung berinisiatif melakukan penyerangan. GU yang juga tak ingin kalah, memilih menunggu di barisan belakag dan mengandalkan serangan balik.

Hingga menit ke-20 tim tuan rumah masih menguasai jalannya pertandingan. Rapatnya pertahanan GU yang dilatih Angel Alfredo Vera, sulit ditembus Esteban Vizcarra dan kawan-kawan.

Bahkan, GU berhasil mencuri gol lima menit kemudian. Adalah Kacung Khairul Munib yang mampu memanfaatkan kesalahan komunikasi di barisan pertahanan Semen Padang. Skema serangan balik GU pun akhirnya membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk tim tamu.

Tertinggal, Semen Padang tampil lebih menekan. Namun penampilan gemilang ditunjukkan kiper GU, Sukasto Effendi, di bawah mistar gawang. Beberapa peluang para penggawa Semen Padang berhasil digagalkannya.

Di sisa waktu yang ada, GU memilih untuk menerapkan strategi bertahan total. Hingga babak pertama usai, skor tetap 1-0 untuk tim tamu.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Semen Padang kembali mencoba menggebrak lini pertahanan Laskar Joko Samudro. Tiga menit berjalan, dua peluang didapatkan Vizcarra dan Wahyu Wijiastanto. Tapi, aksi dua pemain itu masih belum mengubah keadaan.

GU sendiri tetap mempertahankan skema serangan balik di babak ini. Taktik ini seakan membuat para pemain Semen Padang frustrasi, lantaran rapatnya pertahanan GU begitu sulit ditembus. Ditambah, penampilan gemilang Sukasto yang selalu menjadi tembok terakhir yang kokoh.

Justru di menit ke-72 Semen Padang kembali nyaris kecolongan. Otavio Dutra meneruskan kemelut di depan gawang Semen Padang dengan sepakannya. Beruntung, bola berhasil dihalau Ricky Ohorella di muka gawang.

Pada menit ke-75 GU harus bermain dengan sepuluh pemain. Menyusul, Dutra diganjar kartu merah oleh wasit lantaran menekel keras Ohorella dengan kedua kakinya. Kekurangan pemain, membuat GU sedikit pincang.

Hal inilah yang berhasil dimanfaatkan para penggawa Semen Padang. Mereka pun akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-80 melalui Airlangga Sucipto. Skor 1-1.

Setelah itu, tekanan demi tekanan mengalir deras ke barisan pertahanan GU. Sayang, skor 1-1 tak berubah hingga pertandingan usai.

 



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2014
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama




Terkait