thumbnail Halo,
Live

J1 League

  • 14 September 2013
  • • 17:00
  • • Best Amenity Stadium, Tosu
  • Wasit: T. Maeda
  • • Penonton: 9391
1
FT
0

REVIEW J-League: Lima Besar Tanpa Kemenangan

REVIEW J-League: Lima Besar Tanpa Kemenangan

tribunero.com

Hasil mengecewakan harus diperoleh lima tim papan atas klasemen sementara pada akhir pekan ini, sedangkan Vegalta Sendai pesta gol.


GOALOLEH   DONNY AFRONI

J-League Jepang

Hasil Pekan Ke-25

Klasemen

KASHIWA REYSOL
1 3 JUBILO IWATA
Setelah melalui sepuluh laga tanpa kemenangan, Jubilo Iwata akhirnya meraih angka penuh usai mempermalukan tuan rumah Kahsiwa Reysol 3-1. Kendati demikian, hasil itu tidak mengubah posisi Jubilo di peringkat ke-17 klasemen sementara. Shunya Suganuma membuka keunggulan ketika laga baru berjalan lima menit. Selang dua menit kemudian, Ryoichi Maeda menggandakan keunggulan. Junya Tanaka sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-56, sebelum akhirnya Maeda memastikan kemenangan 3-1 pada menit ke-63.

S-PULSE 2 1 NAGOYA GRAMPUS
Shimizu S-Pulse bangkit dari ketertinggalan untuk mencatat hat-trick kemenangan mereka untuk kali pertama pada musim ini usai menundukkan Nagoya Grampus 2-1. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Grampus lebih dulu memecahkan kebuntuan melalui gol yang dilesakkan Takahiro Masukawa pada menit ke-52. Namun keunggulan tak bertahan lama, karena Radoncic mampu menyamakan kedudukan selang tujuh menit kemudian. Genki Omae menjadi bintang S-Pulse setelah golnya di masa injury time memastikan kemenangan.

VENTFORET KOFU
3 0 KASHIMA ANTLERS
Ventforet Kofu terus berusaha keras untuk menjauhi kejaran tim-tim di zona degradasi dengan menggilas peringkat empat Kashima Antlers 3-0. Ketiga gol yang disarangkan Ventforet ini berasal dari sundulan. Yoshifumi Kashiwa sudah membuka keunggulan tuan rumah ketika laga baru berjalan tujuh menit. Sho Sasaki menggandakan keunggulan beberapa saat pertandingan berlangsung setengah jam, sebelum akhirnya Patric mengubah papan skor menjadi 3-0 satu menit sebelum babak pertama berakhir.

FC TOKYO
3 2 URAWA REDS
Urawa Reds gagal menyalip pemuncak klasemen Yokohama F Marinos setelah menelan kekalahan 3-2 dari tuan rumah FC Tokyo. Kelima gol di laga ini juga dihasilkan melalui sundulan. Jang Hyun Soo membuka keunggulan FC Tokyo ketika laga berjalan delapan menit. Masato Morishige menggandakannya pada menit ke-36. Namun Reds mampu bangkit untuk menyamakan kedudukan dalam rentang waktu dua menit melalui Tomoaki Makino di menit ke-51 dan Daisuke Nasu (53). Namun Sota Hirayama mengandaskan kebangkitan Reds usai mencetak gol di masa injury time yang memastikan kemenangan.

MARINOS
1 1 CEREZO OSAKA
Bermain di kandang sendiri tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Yokohama F Marinos untuk meninggalkan para pesaingnya di puncak klasemen, dan harus puas berbagi angka dengan Cerezo Osaka usai bermain imbang 1-1. Cerezo lebih dulu membuka keunggulan di menit ke-11 lewat gol Tatsuya Yamashita memanfaatkan kemelut di kotak penalti tuan rumah. Pemain veteran berusia 40 tahun, Dutra, memaksa laga berjalan imbang selang tiga menit kemudian. Selepas itu, kedua tim tidak menebarkan ancaman berarti di pertahanan lawan masing-masing, sehingga skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

FRONTALE 2 0 SANFRECCE
Juara bertahan Sanfrecce Hiroshima dipaksa menelan kekalahan ketiga berturut-turut yang membuat mereka gagal mendekati dua teratas klasemen sementara, Yokohama F Marinos dan Urawa Reds, usai dibekap Kawasaki Frontale 2-0. Kengo Nakamura membuka rekening gol Frontale lebih dulu saat laga memasuki menit kesepuluh. Menjelang babak pertama berakhir, Renato menggandakan keunggulan, sekaligus memberikan Frontale angka penuh yang membuat mereka mencatat dua kemenangan, dan sekali imbang di tiga laga terakhir.

ALBIREX NIIGATA
1 0 OMIYA ARDIJA
Albirex Niigata mempertahankan catatan sempurna di lima laga kandang terakhir mereka setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Omiya Ardija. Sekalipun meraih kemenangan, posisi Albirex tidak beranjak dari peringkat 11 klasemen sementara. Bagi Ardija, ini merupakan kekalahan beruntun di enam laga terakhir mereka. Duel antara Albirex dan Ardija berlangsung sengit. Tuan rumah baru bisa memecahkan kebuntuan, sekaligus mencetak satu-satunya gol di laga ini pada menit ke-78 ketika Atomu Tanaka menjebol gawang Koji Ezumi.

VEGALTA SENDAI 6 0 OITA TRINITA
Vegalta Sendai mencatat kemenangan besar pertama mereka di musim ini setelah menggilas juru kunci Oita Trinita enam gol tanpa balas. Laga berjalan lima menit, Makoto Kakuda sudah membawa Vegalta unggul. Ryang Yong Gi menggandakannya di saat pertandingan berlangsung setengah jam. Atsushi Yanagisawa memperbesar keunggulan pada menit ke-53. Dominasi Vegalta berlanjut dengan terciptanya gol Hironori Ishikawa pada menit ke-61, dan dilanjutkan gol Kakuda selang empat menit kemudian. Wilson menutup pesta gol Vegalta delapan menit sebelum laga berakhir.

SAGAN TOSU
1 0 BELLMARE
Nasib sial harus diterima Shonan Bellmare dalam upaya mereka keluar dari zona degradasi setelah menelan kekalahan 1-0 dari Sagan Tosu. Di pertandingan ini, serangan Bellmare sebetulnya mampu mengejutkan tuan rumah, dan memperoleh sejumlah peluang. Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mengkonversi peluang menjadi gol. Di masa injury time, Bellmare harus menelan pil pahit setelah gol bunuh diri salah satu pemain mereka ketika berusaha menghalau umpan silang dari sisi kanan serangan Sagan justru mengarah ke gawang sendiri.



Gabunglah bersama GOAL.com Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait