thumbnail Halo,
Live

Inter Island Cup

  • 10 Januari 2014
  • • 19:00
  • • Stadion Kanjuruhan, Kepanjen
  • Wasit: Kusni
  • • Penonton: 1376
1
FT
1

Penalti Mario Costas Hindari Persija Jakarta Dari Kekalahan

Penalti Mario Costas Hindari Persija Jakarta Dari Kekalahan

Abi Yazid

Costas menjebol gawang mantan klubnya melalui titik putih, sehingga memaksa laga melawan Persela berakhir imbang.


GOALOLEH   DONNY AFRONI

Persija Jakarta dan Persela Lamongan harus puas berbagi angka usai bermain imbang 1-1 dalam laga perdana zona Jawa 2 turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2014 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (10/1) malam WIB, untuk sementara masih sama kuat tanpa gol.

Persija menurunkan separuh dari muka baru mereka menghadapi Persela di laga ini. Pelatih Benny Dolo menurunkan Mario Costas, Egi Melgiansyah, dan Elie Aiboy sebagai starter. Laga ini memiliki arti Costas. Striker anyar Persija ini untuk kali pertama berhadapan dengan mantan klub yang dibelanya di musim lalu.

Sedangkan di kubu Persela, bek andalan Roman Golian ditempatkan di bangku cadangan. Rekrutan anyar Srjdan Lopicic masuk starting line-up.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Persela sempat membuka keunggulan melalui tandukan Addison Alves de Oliveira, sebelum akhirnya tendangan penalti Costas menyamakan kedudukan.

Babak pertama

Persija dan Persela mengawali pertandingan dengan lamban. Kedua tim lebih sering memainkan bola di lapangan tengah untuk membaca kekuatan lawan, sehingga tidak terlalu banyak peluang yang bisa dihasilkan di 20 menit awal.

Selepas itu, Persela mulai meningkatkan irama permainan mereka, dan melakukan tekanan ke pertahanan Persija. Hanya saja, Persela mengalami kesulitan menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir.

Rapatnya barisan pertahanan Persija membuat Persela mencoba melepaskan tendangan jarak jauh. Peluang diperoleh Arif Ariyanto pada menit ke-26, namun tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Andritany.

Persija memberikan respon atas serangan Persela. Tusukan Ramdani Lestaluhu dari sisi kiri tidak bisa dihentikan pemain Persela, sehingga winger Persija ini masuk ke dalam kotak penalti, dan melepaskan tendangan. Tapi kiper Khoirul Huda mampu menggagalkannya di menit ke-28.

Bendol, sapaan Benny, lalu menarik keluar Elie Aiboy yang tidak efektif di sektor kanan Persija pada menit ke-39, dan memasukkan Rudi Setiawan. Serangan Persija pun lebih hidup. Hanya saja, skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua

Pelatih Persela Eduard Tjong mencoba meningkatkan irama permainan Persela dengan memasukkan Roman Golian di barisan belakang, dan Oliveira di sektor depan. Perubahan ini membuahkan hasil, karena permainan Persela lebih agresif.

Persela yang di babak pertama kesulitan menembus pertahanan Persija pun bisa masuk ke area kotak penalti lawan, dan sempat menghadirkan ancaman. Namun belum membuahkan hasil.

Kubu Persela akhirnya bersorak kegirangan di menit ke-63. Lopicic yang menusuk dari sisi kanan melepaskan umpan silang, dan disambar tandukan Oliveira yang tak mendapat pengawalan, sehingga memaksa Andritany memungut bola dari jalanya.

Gol ini melecut motivasi Persela untuk menggandakan keunggulan, dan menebarkan ancaman bagi pertahanan Persija. Beberapa saat kemudian, Persela mendapatkan peluang, tapi tak bisa mengubah papan skor.

Di sepuluh menit terakhir, Persela mengendurkan serangan. Kondisi ini dimanfaatkan Persija untuk mengejar ketertinggalan. Hasilnya, Persija mampu menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Costas di menit ke-84. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran pemain Persela terhadap pemain pengganti Agung Supriyanto.

Pertandingan antara Persija dan Persela berlangsung menarik di waktu tersisa. Namun kedua tim tidak mampu mengubah papan skor, dan hasil imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain:
Persija: Andritany; Fabiano Beltrame, Ngurah Wahyu, Ismed Sofyan, Amarzukih, Rohit Chand, Egi Melgiansyah, Elie Aiboy, Ramdani Lestaluhu, Rahmad Afandi, Mario Costas.

Persela: Khoirul Huda; Suroso, Eki Taufik, Taufik Kasrun, Dodok Anang, Srdjan Lopicic, Danu Rosade, Zaenal Arifin, Arif Ariyanto, Bijahil Calwa, Agung Suprayogi.

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait