thumbnail Halo,
Live

ISL

  • 6 Februari 2014
  • • 15:30
  • • Stadion Si Jalak Harupat, Soreang
  • Wasit: Suharto
  • • Penonton: 2213
0
FT
1

Sriwijaya FC Kandaskan Perlawanan Pelita Bandung Raya

Sriwijaya FC Kandaskan Perlawanan Pelita Bandung Raya

Abi Yazid

Laga sempat terhenti di babak kedua, dimana Pelita Bandung Raya pun tunduk atas Sriwijaya FC di kandang.


GOALOLEH FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Pelita Bandung Raya gagal mengambil poin di kandang setelah takluk dari Sriwijaya FC Palembang, di stadion Si Jalak Harupat, Kamis (6/1) sore.

Sriwijaya yang tampil dengan keterbatasan amunisi karena cedera, mampu menekuk PBR dibawah guyuran hujan, di atas lapangan yang berkubang, dengan skor tipis.

Babak Pertama

Begitu wasit Suharto meniupkan peluit tanda laga dimulai, Pelita Bandung Raya langsung tancap gas. Belum genap semenit laga berjalan, Kim Kurniawan sudah berani melepaskan tembakan spekulatif ke gawang Sriwijaya FC, namun Fauzi Toldo dengan sigap memblok sepakan dari Kim dan hanya membuahkan sepak pojok.

Kedua tim terlihat belum dapat menemukan bentuk permainan masing-masing di sepuluh menit babak pertama berjalan, sehingga tidak banyak peluang yang bisa tercipta dari kedua tim.

Memasuki menit ke-15, Boban Nikolic diganjar kartu kuning akibat menjegal Olivier Ongfiang di daerah ideal untuk melakukan tembakan bebas, namun pagar betis menghalau tembakan Ongfiang. Ancaman tidak sampai di situ, Dennis Romanovs langsung dibuat sibuk ketika Ongfiang melakukan tembakan jarak jauh, beruntung Romanovs yang berpostur tinggi sangat cantik melakukan penyelamatan.

SFC sebagai tim tamu mulai terlihat lebih leluasa dalam membangun serangan ketika laga berjalan lewat dari 15 menit pertama, sedangkan PBR jadi kubu yang kesulitan untuk mengembangkan permainan, umpan-umpan direct ke kedua sisi terkesan sering memaksakan.

Romanovs kembali menjadi penyelamat untuk tim tuan rumah ketika ia dengan cantik menghadang sundulan dari Vendri Mofu di menit ke-29 hasil umpan Siswanto hingga menjaga skor tetap 0-0 sampai menit ke-30.

Aksi tidak terpuji diperlihatkan pelatih Subangkit di menit ke-30 saat ia melakukan protes keras kepada pihak wasit yang melarang Anis Nabar untuk kembali ke lapangan usai menepi, namun akhirnya kemarahan Subangkit diredam wasit dan ofisial dari SFC.

Agus Indra melakukan tindakan usil ketika menggaet kaki Hafit Ibrahim di menit ke-40, kartu kuning pun dikeluarkan wasit untuk Agus. Lima menit jelang paruh pertama usai, SFC lebih mendominasi permainan lewat Siswanto, Ongfiang dan Mofu. Rizky Pellu pun dimasukkan pelatih Dejan Antonic di jelang babak pertama usai untuk menghidupkan lini tengah, Anggo Julian ditarik keluar. Babak pertama pun usai dengan skor kaca mata.

Babak Kedua

Babak kedua dimulai dengan kondisi lapangan yang tidak karuan karena stadion Si Jalak Harupat diguyur hujan, maka lapangan pun dipenuhi dengan kubangan air.

Bola yang bergulir di atas rumput hijau pun seakan mau tak mau jalannya, tertahan air. Dan tentu kondisi tersebut bisa saja merugikan kedua tim.

Namun Sriwijaya FC mampu memetik gol di kondisi lapangan yang becek tersebut, adalah Vendry Ronald Mofu yang membobol gawang Romanovs, Mofu bisa mencetak angka memanfaatkan laju bola yang terhenti dari tendangan rekan setimnya kearah gawang, Yohanes Anis Nabar. 1-0 untuk Sriwijaya di menit ke-47.

Tak lama, akhirnya wasi Suharto yang berkomunikasi dengan ofisial dan kedua kapten tim Gaston Castano dan Erol Iba, memutuskan untuk menunda laga selama dua kali 30 menit guna menunggu lapangan kembali kondusif.

Babak Kedua Lanjutan

Pertandingan dilanjutkan mulai menit ke-52 dimana saat laga sempat dihentikan. Tim tuan rumah pun tunjukan determinasi lebih untuk mengejar ketertinggalan.

Adanya Rizky Pellu di barisan tengah PBR membuat aliran bola lebih baik, dan David Laly bisa dibilang bermain lebih bagus di babak kedua lanjutan ini.

Bambang Pamungkas pun diturunkan pelatih Dejan pada menit ke-63, untuk gantikan Agus Indra. Setelah sebelumnya di menit ke-58 Wawan Febrianto yang masuk gantikan TA Musafri.

SFC jadi kubu yang terlihat coba mengulur waktu dan puas dengan keunggulan satu gol, PBR pun sempat mengurung SFC yang hanya coba menyerang dari serangan balik.

Kans pertama dari Bambang Pamungkas tiba di menit ke-76 setelah menerima umpan Wildansyah yang disambarnya dengan mantap, tapi sayang bola hanya melambung tak hasilkan gol.

Fauzi Toldo diganjar kartu kuning akibat dinilai wasit mengulur waktu pada menit ke-76. SFC memang berada dalam tekanan tim tuan rumah yang mulai temukan permainan.

Sisa pertandingan mendebarkan untuk tim tamu, dimana PBR habis-habisan menekan. David Laly di menit ke-84 luncurkan sepakan kaki kanan, dan beruntung SFC terselamatkan mistar gawang. Menit-menit akhir krusial PBR tidak kendurkan penyerangan demi menyamakan kedudukan.

Tambahan waktu empat menit ditetapkan wasit Suharto, Gasont tebar ancaman! Sundulannya tipis saja di sisi kiri gawang SFC, padahal kekasih Julia Perez itu sudah bebas tak terkawal bek lawan.

Dan akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, sekaligus mengakhiri perlawanan dari The Boys Are Back, Sriwijaya pun mencuri angka penuh dari tuan rumah dengan skor 1-0 lewat Vendry Mofu di menit ke-47.

Susunan Pemain

Bandung Raya
: Romanovs; Angga, Boban, Hermawan, Wildansyah; Anggo (45' Riz Pellu), Kim; Agus (63' Bambang Pamungkas); Gaston, Musafri (58' Wawan), David.

Sriwijaya: Toldo; Erol, Maiga, Valli, Jeki; Mofu, Hafit, Ongfiang; Siswanto (79' Rishadi Fauzi), Rizky Dwi (90' Rifan Nahumarury), Anis Nabar.

 
Goal kini hadir dengan aplikasi unggulan live score!
Segera unduh untuk mengetahui skor pertandingan lebih cepat daripada siaran televisi:

Apple iOS

Android

Windows Phone


Terkait