thumbnail Halo,
Live

J1 League

  • 30 November 2013
  • • 15:00
  • • Ōita Bank Dome, Ōita (Oita)
  • Wasit: Y. Imamura
  • • Penonton: 10639
0
FT
1

REVIEW J-League: Pesta Yokohama F Marinos Tertunda, Sanfrecce Hiroshima Buka Asa

REVIEW J-League: Pesta Yokohama F Marinos Tertunda, Sanfrecce Hiroshima Buka Asa

Marinos gagal memastikan dirinya menjadi kampiun J-League usai dikalahkan Albirex, sehingga membuka asa Sanfrecce mempertahankan gelar.


GOALOLEH   DONNY AFRONI




J-League Divisi 1


Pekan Ke-33


OMIYA ARDIJA
3  0 JUBILO IWATA
Menjelang berakhirnya Liga Utama Jepang (J-League) Jubilo Iwata masih belum bisa meraih hasil bagus usai dikalahkan Omiya Ardija 3-0. Sebaliknya bagi Ardija, hasil itu membuat catatan delapan laga kekalahan berturut-turut terputus. Ini juga menjadi kemenangan pertama Ardija di kandang sejak terakhir kali pada 31 Agustus 2013. Yu Hasegawa menyumbang dua gol di laga ini masing-masing pada menit ke-36 dan 82. Sedangkan satu gol lainnya dicetak Takuya Aoki pada menit ke-67.


YOKOHAMA F MARINOS
0  2 ALBIREX NIIGATA
Yokohama F Marinos gagal memaksimalkan dukungan 62.632 pendukungnya untuk memastikan gelar juara musim ini datang lebih cepat, setelah dikalahkan Albirex Niigata 2-0. Hasil itu membuat Marinos terancam disalip Sanfrecce Hiroshima di pekan terakhir. Kengo Kawamata memecahkan kebuntuan pada menit ke-72, sebelum akhirnya Musashi Suzuki membungkam pendukung tuan rumah di masa injury time untuk memastikan kemenangan menjadi 2-0.


CEREZO OSAKA
1  2 KASHIMA ANTLERS
Pelatih Cerezo Osaka Levir Culpi menjalani laga kandang terakhirnya dengan hasil sebuah kekalahan usai dibekap Kashima Antlers 2-1. Kekalahan itu membuat peluang Cerezo ke Liga Champions Asia menipis, sedangkan Antlers membuka harapan dengan menempati peringkat ketiga. Yuya Osako membuka keunggulan Antlers pada menit ke-25, sebelum Yoichiro Kakitani menyamakan kedudukan 13 menit kemudian. Namun gol Atsutaka Nakamura lima menit sebelum pertandingan berakhir membuat pendukung tuan rumah terbungkam.


SANFRECCE HIROSHIMA
1  0 SHONAN BELLMARE
Asa Sanfrecce Hiroshima untuk mempertahankan gelar juara J-League kembali terbuka setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Shonan Bellmare. Asa itu terbuka juga tak lepas dari kekalahan yang diderita pemuncak klasemen Yokohama F Marinos. Kini selisih poin kedua tim hanya terpaut dua angka, dan pekan pamungkas bakal menentukan siapa menjadi terbaik di Jepang. Toshihiro Aoyama menjadi pahlawan Sanfrecce berkat golnya di menit ke-36.


SAGAN TOSU
4  1 URAWA REDS
Harapan Urawa Reds untuk meramaikan persaingan memperebutkan gelar juara musim ini sirna setelah digasak Sagan Tosu 4-1. Bahkan, peluang Reds meraih tiket Liga Champions Asia juga berada di ujung tanduk. Kekalahan dari Tosu membuat mereka terlempar ke peringkat empat. Adalah Yohei Toyoda yang mengubur asa Reds lewat hat-trick yang diciptakannya pada menit ke-37, 90, dan injury time. Sebelumnya, Tosu sudah unggul melalui Ryota Hayasaka di menit ke-15. Gol Daisuke Nasu hanya bisa memperkecil kekalahan Reds.


VEGALTA SENDAI
2  1 SHIMIZU S-PULSE
Vegalta Sendai gagal memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara setelah dipaksa menelan kekalahan 2-1 dari Shimizu S-Pulse di hadapan pendukungnya. Ini menjadi laga perpisahan menyedikan bagi pelatih Makoto Teguramori yang telah menukangi Vegalta selama enam tahun. Gol Sho Ito dan Dzenan Radoncic di menit ke-15 dan 34 sudah membawa S-Pulse unggul lebih dulu. Eksekusi penalti Wilson pada menit ke-54 hanya bisa memperkecil kekalahan tuan rumah.


KASHIWA REYSOL
4  1 FC TOKYO
Kashiwa Reysol menjalani laga kandang mereka dengan hasil meyakinkan usai menggilas FC Tokyo 4-1. Kendati demikian, kemenangan telak ini tidak mengubah posisi Reysol di peringkat 12 klasemen sementara. Bintang kemenangan Reysol disematkan kepada Junya Tanaka yang mencetak hat-trick, yakni dua eksekusi penalti di menit ke-39 dan 45, serta tiga menit sebelum laga berakhir. Satu gol lainnya disumbangkan Masato Kudo di menit ke-46. Gol Naohiro Ishikawa di menit ke-83 hanya bisa memperkecil kekalahan tim tamu.


NAGOYA GRAMPUS
0  0 VENTFORET KOFU
Nagoya Grampus tidak bisa memberikan kemenangan di laga kandang terakhir mereka setelah dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh Ventforet Kofu. Hasil itu membuat Nagoya tetap menduduki peringkat sepuluh klasemen sementara, sedangkan Ventforet di posisi ke-15, atau satu tangga di atas zona degradasi.


OITA TRINITA
0  1 KAWASAKI FRONTALE
Dengan hanya disaksikan 10.000 penonton di Oita Bank Dome, Yoshito Okubo mengukuhkan diri sebagai peraih Sepatu Emas J1 berkat koleksi 26 gol musim ini. Kali ini tuan rumah Trinita menjadi korban. Kemenangan ini menempatkan Frontale ke posisi kelima. Mereka berpeluang finis di peringkat ketiga ketika pekan terakhir kompetisi dimainkan akhir pekan ini.


Terkait