thumbnail Halo,
Live

Piala Afrika

  • 24 Januari 2013
  • • 01:00
  • • Moses Mabhida Stadium, Durban
  • Wasit: J. Sikazwe
  • • Penonton: 25000
1
FT
1

VIDEO: Diimbangi Tanjung Verde, Maroko Tak Mengesankan

Maroko hanya mampu bermain sama kuat 1-1 melawan Tanjung Verde dalam lanjutan Grup A Piala Afrika 2013.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Maroko belum berhasil menjawab status tim favorit di Grup A Piala Afrika 2013 setelah tertahan imbang 1-1 di kaki Tanjung Verde, Rabu (23/1) malam waktu Afrika Selatan.

Kedua tim berlomba-lomba meraih kemenangan setelah hanya memetik satu poin pada laga perdana. Maroko ditahan Angola tanpa gol, begitu pula halnya ketika Tanjung Verde menghadang tuan Afrika Selatan. Ketika Afrika Selatan mampu mengalahkan Angola 2-0, tuntutan memenangkan pertandingan kepada kedua tim kian besar.

Sejumlah tendangan keras dari luar kotak penalti menandai awal pertandingan. Tendangan bebas Ryan Mendes saat pertandingan baru beranjak satu menit gagal dikuasai kiper Nadir Lamyaghri dan menjadi tendangan penjuru. Maroko membalasnya melalui tendangan keras Abderrahim Chakir yang harus dibendung Vozinha.

Ancaman berbahaya Tanjung Verde membuahkan hasil pada menit ke-36. Kesalahan Karim El Ahmadi dalam memberikan operan di lapangan tengah menjadi bencana. Bola dikuasai Mendes dan operan terobosannya mencapai arah lari Platini. Lamyaghri berupaya maju menutup celah, tetapi kaki Platini lebih cepat mencungkil bola. Gol pertama Tanjung Verde dalam sejarah putaran final Piala Afrika pun lahir.

Maroko tak mampu memberikan penampilan memuaskan hingga babak pertama selesai. Seusai jeda, kepercayaan pelatih Rachid Taoussi kepada dua sayap yang berbasis di Eropa memudar. Nordin Amrabat dan Oussama Assaidi, pemain Galatasaray dan Liverpool, memberi jalan kepada Youssef El Arabi dan Chakhir Belghazouani. Gelandang Montpellier Younes Belhanda menyusul kedua rekan mudanya itu pada menit ke-65 atau beberapa saat setelah menerima kartu kuning karena sebuah pelanggaran tak perlu. Kartu itu mengakibatkan Belhanda harus absen pada laga terakhir Grup A karena sanksi akumulasi.

Atmosfir pertandingan menghangat sepanjang menit 60-an. Wasit Janny Sikazwe bekerja keras dengan memberikan empat kartu kuning sepanjang interval waktu tersebut, tiga untuk pemain Maroko dan satu Tanjung Verde. Beruntung tidak terjadi insiden lebih buruk daripada adu argumen antarpemain saja.

Setelahnya, Maroko lebih banyak memegang inisiatif menyerang. Hasilnya mereka petik pada menit ke-79. Abdelaziz Barrada terlepas di sayap kanan tanpa kawalan dan memberikan umpan tarik ke tengah kotak penalti. Di sana berdiri bebas El Arabi yang melepaskan tembakan ke tiang dekat tanpa bisa dicegah Vozinha.

Tanjung Verde lebih banyak mengandalkan serangan balik hingga pertandingan selesai. Dengan kecepatan Heldon, sejumlah ancaman tercipta. Termasuk ketika Heldon berupaya mengejar sebuah umpan panjang dari tengah lapangan. Beruntung Lamyaghri dengan berani keluar sarang guna mematahkan serangan itu.

Skor 1-1 bertahan hingga lima menit tambahan waktu yang diberikan wasit Sikazwe berakhir. Baik Maroko maupun Tanjung Verde masih berpeluang lolos ke babak perempat-final jika mampu meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Afrika Selatan dan Angola.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait