thumbnail Halo,
Live

Serie A

  • 28 Oktober 2012
  • • 01:45
  • • Stadio Giuseppe Meazza, Milano
  • Wasit: P. Mazzoleni
  • • Penonton: 33046
1
FT
0

AC Milan Akhiri Periode Kekalahan

AC Milan Akhiri Periode Kekalahan

Getty Images

Stephan El Shaarawy merayakan ulang tahun ke-20 dengan memberikan gol kemenangan AC Milan atas Genoa.

GOAL.com Indonesia   OLEH
AGUNG HARSYA

AC Milan akhirnya mengakhiri periode tanpa kemenangan setelah mengalahkan Genoa 1-0 pada lanjutan Serie A Italia, Sabtu (27/10) petang waktu setempat.

Babak Pertama

Kedua tim sama-sama tengah dalam periode buruk. Milan sudah tiga kali beruntun tanpa kemenangan di Serie A, sedangkan Genoa satu partai lebih banyak. Dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang, Milan selalu menelan kekalahan. Menghadapi Genoa, Massimiliano Allegri memainkan formasi tiga bek yang ditempati Mario Yepes, Daniele Bonera, dan Cristian Zapata. Sementara, Stephan El Shaarawy dimainkan di tim inti tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-20.

Milan mendominasi awal pertandingan. Permainan bola-bola pendek yang diatur Riccardo Montolivo ditambah kombinasi sayap beberapa kali mendobrak lini pertahanan Genoa. Namun, hingga seperempat jam pertandingan Milan belum melepas satu pun tembakan ke gawang Sebastien Frey.

Kesalahan Zapata di menit 17 nyaris berujung petaka. Ketidaksigapannya menyebabkan bola dicuri Luca Antonelli. Umpan silang Antonelli dihalau Marco Amelia tetapi bola membentur Ciro Immobile yang mencoba menjangkaunya. Beruntung bagi Milan, bola tidak memantul ke dalam gawang melainkan keluar lapangan.

Frey baru beraksi pada menit ke-26 ketika mencegah umpan silang Ignazio Abate menjadi tendangan penjuru. Dari sepakan pojok yang dihasilkan, bola diumpan pendek kepada Luca Antonini. Bola dilepas ke tengah kotak penalti dan disundul Yepes, namun melayang ke atas mistar.

Peluang terbaik di babak ini terjadi tujuh menit sebelum jeda. Sisanya, Milan kesulitan menembus pertahanan Genoa yang disiplin. Tim tamu juga seperti kehabisan akal menyusun serangan. Distribusi bola mereka lebih banyak dialirkan ke sayap kiri seperti ingin menyasar posisi Yepes yang dianggap lebih lemah dari dua bek tengah lain.

Babak Kedua

Kesempatan pertama selepas jeda terjadi memasuki sepuluh menit pertandingan. Tendangan Abate dari dalam kotak penalti dapat dihalau Frey dengan kaki. Peluang ini meningkatkan lagi tekad Milan memenangi pertandingan.

Hingga memasuki 20 menit terakhir, kedua tim masih berkutat bagaimana membangun pertahanan yang baik. Berkali-kali Milan mencoba menembus melalui sektor sayap, tapi mereka lemah dalam penyelesaian akhir. Kalau tidak, pergerakan mereka terlalu mudah dibaca lawan.

Untuk mengubah keadaan, Allegri memainkan Giampaolo Pazzini pada menit ke-71 dan menggantikan Pato.

Genoa memperoleh tendangan bebas di depan kotak penalti, empat menit berselang. Sayangnya, tendangan Daniel Tozser tidak sempurna sehingga tidak melahirkan apa pun.

Milan akhirnya berhasil menciptakan gol pada menit ke-77. Urby Emanuelson melihat Abate bergerak bebas di sektor sayap kanan. Bola diberikan dan langsung diteruskan Abate ke tengah kotak penalti. Tidak ada pemain bertahan Genoa, kecuali El Shaarawy yang sukses melesakkan bola ke dalam gawang Frey dengan mudah.

Sisa pertandingan berjalan tidak terlalu menarik. Pertandingan ini tidak melahirkan banyak peluang. Genoa harus membayar mahal kelengahan pertahanan di akhir babak kedua yang terbukti menjadi awal petaka. Kini Genoa masih mencari kemenangan pertama sejak mengalahkan Lazio, 24 September lalu. Hingga peluit panjang wasit berbunyi, skor tetap 1-0.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait