thumbnail Halo,
Live

FA Cup

  • 11 Mei 2013
  • • 23:15
  • • Wembley Stadium, London
  • Wasit: A. Marriner
  • • Penonton: 86254
0
FT
1

Gol Telat Ben Watson Bawa Wigan Athletic Menangkan Piala FA

Gol Telat Ben Watson Bawa Wigan Athletic Menangkan Piala FA

Getty Images

Gol telat Ben Watson mengejutkan kubu Manchester City yang kehilangan Pablo Zabaleta akibat kartu kuning kedua sekaligus mengantarkan Wigan Athletic menjuarai Piala FA musim ini


OLEH    DEFANIE ARIANTI
Determinasi awak Wigan Athletic berhasil membawa mereka menjuarai Piala FA musim ini usai memetik kemenangan tipis 1-0 atas kandidat favorit Manchester City, Sabtu (11/5) malam.

Sejak babak pertama, anak-anak asuh Roberto Martinez memang tampil menjanjikan. Bukan hanya berhasil membendung serangan The Citizens, mereka juga beberapa kali menebar ancaman, terutama melalui Shaun Maloney dan Callum McManaman.

Sementara di kubu City, duet Sergio Aguero dan Carlos Tevez di lini depan sempat memberikan tekanan ke area pertahanan Wigan. Namun, duo Argentina kesulitan mencari celah untuk menjebol gawang Joel Robles.

Mimpi buruk City bermula ketika mereka harus kehilangan Pablo Zabaleta yang menerima kartu kuning kedua di penghujung laga, menyusul pelanggarannya terhadap Maloney. Ketika laga nyaris dipastikan berlanjut ke babak tambahan, Ben Watson mengejutkan kubu Citizens setelah tandukannya menyambut sepak pojok sukses bersarang di gawang Joe Hart dan membawa pendukung The Latics bersorak penuh euforia.

Babak pertama

Manchester City langsung menggebrak setelah wasit membunyikan peluit tanda mulainya laga. Sebuah penetrasi dari Sergio Aguero langsung membuahkan tendangan bebas di luar kotak penalti, namun anak-anak asuh Roberto Mancini belum mampu memaksimalkan kesempatan.

Sebaliknya, Wigan justru nyaris memecah kebuntuan di menit kesembilan berkat peluang emas Callum McManaman saat berupaya menyambut umpan cantik Aroune Kone. Sayang, McManaman kurang tenang dalam mengeksekusi bola hasil umpan Kone, sehingga bola masih melebar dari gawang Joe Hart.

Kendati kurang difavoritkan dalam laga ini, The Latics menampilkan permainan apik dan berhasil menahan The Citizens dengan skor kacamata. Mereka kembali menebar ancaman lewat Shaun Maloney di menit 22 ketika gelandang asal Skotlandia melepaskan tendangan kencang dari luar kotak. Sayangnya, arah bola masih menyimpang dari target.

Kiper Wigan Joel Robles melakukan penyelamatan penting kala menggagalkan peluang hasil kerja sama Samir Nasri dan David Silva. Nasri melakukan penetrasi ke wilayah pertahanan Wigan sebelum melepaskan umpan kepada winger Spanyol.

Bola sempat memantul mengenai Carlos Tevez. Beruntung bagi Wigan, sebelum Tevez mengancam gawangnya, Joel langsung membuang bola dengan kakinya.

Jual beli serangan terus dilakoni kedua tim. Namun, hingga babak pertama berakhir, skor kacamata belum juga berubah.

Babak kedua

Kerja sama Aguero dan Tevez di awal babak kedua kembali mencuatkan asa bagi pendukung City. Tevez berhasil mencuri bola dari Kone sebelum membawa bola melewati Paul Scharner dan melepaskan umpan kepada Aguero yang berada di dekat gawang Joel. Meski bola berhasil disambar Aguero, tendangan mantan bintang Atletico Madrid masih membentur kaki Antolin Alcaraz sehingga arah bola masih melebar.

Mancini melakukan pergantian pemain pertamanya dengan menurunkan James Milner untuk menggantikan Samir Nasri di menit 55.

Tidak lama berselang, kubu Citizens melayangkan klaim penalti menyusul kontak antara Scharner dan Aguero di kotak terlarang. Akan tetapi, wasit tidak mengindahkan permintaan itu dan memberi isyarat untuk melanjutkan pertandingan.

Memasuki menit 66, McManaman lagi-lagi menjadi momok bagi barisan pertahanan City dan mendapat peluang emas untuk menjebol gawang Hart. Namun, kesigapan Vincent Kompany berhasil menahan laju bola dan memastikan kedudukan imbang tanpa gol bertahan.

Mancini membuat kejugan dengan menarik keluar Tevez beberapa menit kemudian dan menurunkan Jack Rodwell sebagai gantinya. Namun, Rodwell segera memperlihatkan skill cantik untuk membawa kubu Sky Blues menguasai jalannya pertandingan.

Tekanan demi tekanan dilancarkan City ke area pertahanan The Latics, namun skuat besutan Roberto Martinez bekerja keras membendung serangan.

Petaka dialami The Citizens ketika mereka harus kehilangan Pablo Zabaleta di menit 83 menyusul kartu kuning kedua yang diterimanya. Zabaleta harus meninggalkan lapangan lebih dulu setelah dirinya menghentikan langkah Maloney saat melakukan serangan balik. Kendati sempat terjadi perdebatan antara pemain dari kedua tim, keadaan masih terkendali dan laga pun bisa dilanjutkan.

Ketika laga nyaris dipastikan berlanjut ke babak tambahan, mimpi buruk Citizens terjadi di penghujung babak kedua. Gawang Joe Hart bergetar oleh tandukan Ben Watson saat menyambut tendangan penjuru Maloney untuk membawa Wigan unggul 1-0.

Mancini belum mau menyerah dan mencoba peruntungan terakhirnya dengan menurunkan Edin Dzeko untuk menggantikan Gareth Barry. Sayang, tidak banyak yang bisa dilakukan skuat The Citizens untuk membalikkan keadaan.

Wigan dipastikan mengangkat trofi Piala FA setelah wasit meniupkan peluit panjang terakhir, yang segera disambut selebrasi meriah para punggawa The Latics dan fans mereka.

Susunan pemain:


Manchester City: Hart; Zabaleta, Kompany, Nastasic, Clichy; Yaya Toure, Barry; Nasri, Silva, Tevez; Aguero

Wigan Athletic: Robles, Kone, Alcaraz, McCarthy,  Maloney, Gomez, McManaman, McArthur, Boyce, Espinoza, Scharner


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait