thumbnail Halo,
Live

Serie A

  • 8 April 2013
  • • 01:45
  • • Stadio Giuseppe Meazza, Milano
  • Wasit: A. Gervasoni
  • • Penonton: 38935
3
FT
4

Hat-Trick German Denis Sengat FC Internazionale

Hat-Trick German Denis Sengat FC Internazionale

Getty

Tripletta German Denis memastikan Atalanta membawa pulang tiga angka dari Giuseppe Meazza setelah sebelumnya sempat ketinggalan 3-1.


OLEH   DEDE SUGITA


Thriller tujuh gol di Giuseppe Meazza pada pekan ke-31 Serie A Italia, Senin (8/4) dinihari WIB, memunculkan Atalanta sebagai pemenang.

Tuan rumah FC Internazionale sempat mengantungi keunggulan 3-1, namun pada akhirnya harus bertekuk lutut 4-3 setelah kebobolan tiga gol German Denis.

Inter membuang kesempatan untuk mengurangi gap dari AC Milan, yang sebelumnya bermain imbang 2-2 dengan Fiorentina, di zona Liga Champions. Mereka kini tertinggal delapan poin dari sang rival sekota. Sementara tambahan tiga angka melambungkan Gli Orobici ke peringkat 13 dengan nilai 37.

Babak Pertama

Minim pilihan striker, Andrea Stramaccioni menurunkan pemain gaek Tommaso Rocchi sebagai tandem Antonio Cassano di lini depan, sementara Stefano Colantuono di kubu Atalanta mencoba mengimbangi Inter dengan menumpuk lima orang di sektor tengah.

Pilihan formasi Colantuono cukup ampuh, setidaknya di awal laga. Tuan rumah tampak kesulitan mengembangkan permainan, namun pelan-pelan mulai bisa membangun dominasi.

Setelah percobaan pertama melalui tembakan jarak jauh Fredy Guarin melenceng jauh, peluang emas diperoleh Inter memasuki menit ke-25. Umpan Guarin disambut tandukan Rocchi, sayangnya kans tersebut berakhir tipis di samping gawang Ciro Polito.

Di ujung lain lapangan, Atalanta yang mengandalkan serangan balik pun mempunyai sejumlah kesempatan, di antaranya lewat Luca Cigarini dan Cristiano Del Grosso.

Kans pertama tak menemui sasaran, sedangkan yang kedua bisa antisipasi dengan mudah oleh Samir Handanovic. Kesempatan terbaik kubu tamu hadir melalui sepakan melengkung Davide Biondini yang melayang tipis saja dari target.

Pada menit ke-32, Inter mendapat pukulan berupa cederanya Antonio Cassano yang harus ditarik keluar untuk digantikan oleh Ricky Alvarez. Namun, ketiadaan Cassano ternyata tidak berimbas negatif pada permainan Inter. Malah Alvarez nyaris menghasilkan impak instan, tapi sepakannya masih melebar.

Tekanan Inter yang semakin gencar akhirnya membuahkan gol pembuka jelang rampungnya babak pertama. Rocchi yang berada di tiang dekat berhasil membelokkan tendangan penjuru Alvaro Pereira ke dalam gawang Atalanta dengan kepalanya.

I Nerazzurri pun memimpin 1-0 saat memasuki ruang ganti.

Babak Kedua

Pertandingan berjalan semakin menarik sesudah istirahat. Atalanta, yang banyak menunggu di paruh pertama, berani menekan guna mengejar ketertinggalan.

Mereka bahkan tak butuh waktu lama untuk mendapatkan gol penyeimbang. Sekitar sepuluh menit memasuki babak kedua, Giacomo Bonaventura berhasil memperdaya Handanovic usai menerima umpan silang Marko Livaja, striker muda Atalanta pinjaman dari Inter.

Kedudukan imbang hanya berlaku sebentar saja. Kurang dari dua menit, Nerazzurri kembali unggul 2-1 setelah Ricky Alvarez memaksimalkan kesalahan Michele Canini. Umpan sundulan sang bek ke arah kiper Polito terlalu lemah, dan Alvarez bereaksi lebih cepat ketimbang sang penjaga gawang untuk menanduk bola ke gawang kosong.

Empat menit setelahnya, gelandang serang muda Argentina itu menambah skor untuk Inter melalui gol keduanya yang tercipta dengan apik. Mendapat bola di tepi kotak penalti La Dea, Alvarez memamerkan skill prima untuk mengelabui Guglielmo Stendardo sebelum melepas tendangan kencang kaki kiri menembus gawang Atalanta.

Keunggulan dua gol tampaknya melenakan Inter. Tak sampai lima menit setelahnya, tuan rumah kemasukan gol penipis kedudukan Atalanta melalui eksekusi penalti German Denis. Titik putih ditunjuk wasit Andrea Gervasoni atas masukan hakim garis yang melihat pelanggaran Andrea Ranocchia pada Livaja dalam insiden tanpa bola.

Konversi penalti itu hanya awal dari aksi istimewa Denis, yang melesakkan dua gol lagi untuk membawa Gli Orobici membalikkan kedudukan 4-3.

Pada menit ke-71, dengan Ranocchia dan Javier Zanetti justru saling menghalangi satu sama lain, Denis melakukan cut in sebelum melesatkan tembakan akurat ke arah tiang dekat. Enam menit berselang, striker Argentina ini melengkapi ukiran tripletta dengan penyelesaian jarak dekat menyambut assist Bonaventura.

Inter langsung "terbangun" dan meningkatkan intensitas serangan guna mengejar defisit. Namun pada akhirnya mereka gagal terhindar dari kekalahan meski punya sejumlah peluang bagus, terutama dari Ranocchia di detik-detik penghabisan.

Kubu tamu sendiri mesti menyudahi pertandingan dengan sepuluh pemain menyusul kartu merah langsung buat Cristian Raimondi pada menit akhir waktu normal.

Susunan Pemain:

Inter (3-4-1-2):
Handanovic; Ranocchia, Samuel, Juan Jesus; Zanetti, Kovacic, Cambiasso, Pereira; Guarin; Rocchi, Cassano.

Atalanta (3-5-1-1): Polito; Scaloni, Stendardo, Canini; Raimondi, Cigarini, Carmona, Biondini, Del Grosso; Bonaventura; Denis.




Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait