thumbnail Halo,
Live

Kualifikasi PD Asia

  • 11 Oktober 2011
  • • 19:00
  • • Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
  • Wasit: A. Bin Abdul Bashir
  • • Penonton: 28000
2
FT
3

PREVIEW: Peluang Indonesia Jaga Asa Lolos Piala Dunia

PREVIEW: Peluang Indonesia Jaga Asa Lolos Piala Dunia

GOAL.com/Afifah Ahmad

Timnas Indonesia diharapkan mampu meraih hasil maksimal saat menjamu Qatar dalam laga lanjutan putaran ketiga Pra-Piala Dunia hari Selasa nanti (11/10).

Terdampar di dasar klasemen grup E putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2014 setelah menelan dua kekalahan di dua pertandingan pertama, membuat tim nasional Indonesia harus dapat memanfaatkan laga kandang menghadapi Qatar hari Selasa nanti (11/10), agar dapat menjaga peluang lolos ke putaran selanjutnya, sekaligus menjaga asa untuk menjadi peserta Piala Dunia 2014 di Brasil.

Pada pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut, skuad Indonesia diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit seperti yang mereka tunjukkan kala menahan imbang tanpa gol raksasa Asia, Arab Saudi, hari Jumat silam (07/10).

Pada laga uji coba yang digelar di stadion Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia tersebut setiap punggawa Merah Putih dapat memperlihatkan semangat luar biasa, sehingga mampu menahan gempuran striker-striker Arab dan juga sesekali merepotkan pertahanan lawan, bahkan tercatat beberapa kali Indonesia hampir menjebol gawang anak asuh Frank Rijkaard tersebut.

Semangat seperti laga uji coba tersebut diharapkan kembali muncul di laga ketiga menghadapi Qatar. Apalagi mereka nanti akan bertanding dihadapan sekitar 65 ribu suporter fanatik Merah Putih yang akan memenuhi tribun di SUGBK.

Pelatih timnas Indonesia Wim Rijsbergen tampaknya juga berhasrat untuk meraih kemenangan di laga menjamu Qatar nanti. Pelatih asal Belanda tersebut mengaku menggembleng anak asuhnya dengan formasi menyerang 4-3-3 seperti yang diterapkan oleh Barcelona dan juga timnas Belanda.

Sementara itu, Qatar juga tidak mau kehilangan peluang untuk lolos ke putaran selanjutnya. Dengan bekal catatan positif yaitu dua kali hasil imbang, kini mereka menargetkan untuk meraih kemenangan di pertandingan ketiga grup E menghadapi Indonesia.

Namun, pelatih Qatar Sebastiao Lazaroni tidak mau jumawa. Ia memperingatkan anak asuhnya agar mewaspadai semangat timnas Indonesia yang pasti menginginkan kemenangan agar dapat bangkit setelah mengalami dua kekalahan berturut-turut.

Keseriusan timnas Qatar ditunjukkan dengan menggelar pelatnas di Malaysia yang dinilai memiliki cuaca yang hampir sama dengan Indonesia. Di Malaysia, timnas Qatar juga menggelar uji coba, skuad asuhan Lazaroni tersebut menghadapi klub Divisi III Liga Malaysia Maybank di hari yang sama saat Indonesia melakoni laga uji coba yaitu hari Jumat (07/10).

Uji coba tersebut dilangsungkan selama tiga babak, selain untukmencari komposisi ideal untuk menghadapi Indonesia, tujuan uji coba itu adalah guna mematangkan jebakan off-side mengantisipasi serangan yang dikembangkan tim Merah Putih di pertandingan sesungguhnya.





“Sungguh salah jika sudah membicarakan babak berikutnya. Kami harus menaruh respek kepada lawan, dan merupakan kesalahan berpikiran seperti itu. Saya memperkirakan Indonesia akan bangkit setelah kalah di dua pertandingan, dan kami mewaspadai itu.”

Sebastiao Lazaroni
, pelatih Qatar
Qatar Federation Logo

Wim Rijsbergen

"Kami menggunakan 4-3-3, serupa Belanda dan Barcelona. Kita belum sebaik Belanda dan Barcelona tapi kami berusaha seperti itu."


Wim Rijsbergen
, pelatih Indonesia



KONDISI TIM

Qatar

Skuad timnas Qatar sebenarnya dinilai kurang siap menjalani Pra-Piala Dunia 2014, karena adanya pergantian pelatih secara mendadak pada tanggal 8 Agustus silam. Mohammed Al Jalal, pemimpin redaksi GOAL.com edisi Arab Saudi, mengungkapkan media dan suporter Qatar menilai Sebastiao Lazaroni bukanlah sosok pelatih terbaik yang seharusnya menjadi pelatih kepala timnas Qatar.

Namun, karena mepetnya jadwal kompetisi Pra-Piala Dunia, mereka memaklumi penunjukkan Lazaroni untuk mengganti Milovan Rajevac. Lazaroni dinilai sosok yang tepat (meskipun bukan yang terbaik) untuk menangani timnas Qatar karena pengalaman dan pengetahuannya yang luas mengenai sepakbola di sana.

Dan hasilnya,  dua pertandingan awal putaran ketiga Pra-Piala Dunia di bawah tangan dingin Lazaroni dilewati tanpa kekalahan, yaitu dengan menahan imbang Iran dan Bahrain.

Oleh karena itu, pada pertandingan menghadapi timnas Indonesia nanti, Lazaroni diperkirakan akan tetap mempercayai skuad pilihannya. Tidak terlalu banyak perubahan yang dilakukannya, mengingat masih cederanya dua pemain andalan Qatar yaitu striker Youssef Ahmed dan gelandang bertahan Talal Al Baloushi.

Di lini belakang, Lazaroni dipastikan akan mengandalkan kapten tim mereka yaitu Bilal Mohammed Rajab, yang tidak diturunkan dalam laga uji coba di Malaysia agar terjaga kondisinya.

Sementara di lini tengah, Qatar diperkirakan akan mengandalkan Wisam Rizk Abdel Meguid dan Majdi Siddiq, setelah secara mengejutkan dua gelandang naturalisasi, yaitu Fabio Cesar dan Lawrence tidak diikutsertakan oleh Lazaroni.

Sementara itu, lini depan Qatar diperkirakan akan diisi oleh duet Sebastian Soria, yang menjadi andalan utama dalam mencetak gol, dengan Jarallah al-Marri. Al Jalal mengatakan, Qatar akan memasang dua striker karena menilai Indonesia tidak terlalu berbahaya.

Al Jalal menambahkan, kekuatan Qatar adalah kokohnya lini belakang mereka. Lini belakang Qatar dinilai mengetahui bagaimana mereka menutup pergerakan lawan yang akan masuk ke dalam kotak penalti. Namun, sebaliknya, kelemahan Qatar adalah kemampuan mereka mencetak gol. Qatar selalu sulit dalam urusan mencetak gol sehingga mereka menjadi timnas dari negara teluk yang paling sedikit memasukkan gol.

Selain itu, Al Jalal menyatakan media dan pakar sepakbola Qatar meyakini sepakbola Asia Tenggara telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, namun Qatar tetap tidak takut pada Indonesia, meskipun Qatar tidak akan bermain dengan gaya santai di pertandingan nanti.


Tim nasional Qatar
Kekuatan

Kelemahan
  • Fisik pemain di atas rata-rata pemain Indonesia
  • Memiliki lini belakang yang kompak dan kokoh.
  • Lini depan kurang tajam.

Indonesia


Hasil positif yang didapat saat menahan imbang Arab Saudi dengan skor 0-0 tentu membuat atmosfir timnas Indonesia lebih bersemangat. Ditambah dengan beberapa masalah yang sempat menimpa timnas, berangsur-angsur telah terselesaikan.

Seperti yang diketahui, usai kekalahan dari Bahrain, skuad timnas Indonesia mengalami goncangan hebat setelah beberapa pemain mengaku tidak senang dengan sikap yang ditunjukkan oleh Wim.

Selain itu, menjelang digelarnya pemusatan latihan timnas, Boaz Solossa dan Ricardo Salampessy meminta izin untuk tidak bergabung dengan alasan kecapekan akibat bertanding di kompetisi Piala AFC.

Beruntung, masalah-masalah tersebut sedikit demi sedikit dapat terselesaikan. Kini pemain-pemain timnas tampak sudah berdamai dengan Wim, sementara itu Boas dan Salampessy juga menegaskan telah siap memperkuat skuad Garuda untuk menghadapi Qatar.

Dengan kondisi demikian, moral timnas Indonesia diperkirakan berada dalam kondisi puncak, apalagi mereka mampu menahan raksasa Asia Arab Saudi tanpa gol di tempat yang netral. Strategi 4-3-3 yang dipakai untuk melawan Arab tersebut diperkirakan akan tetap dipertahankan oleh Wim, meskipun mungkin akan ada beberapa pergantian starting line-up.

Di sektor kiper mungkin akan terjadi kejutan dimana I Made Wirawan akan dipasang sebagai starter, namun dengan pertimbangan pengalaman, masih ada kemungkinan Wim akan tetap mempercayakan gawang Indonesia pada Markus Haris Maulana atau Ferry Rotinsulu.

Di lini belakang, duet bek Muhammad Roby dan Hamka Hamzah diperkirakan tidak akan terlihat karena Hamka kemungkinan akan kembali dipasang sebagai gelandang. Slot kosong tersebut tampaknya akan diisi oleh Ricardo Salampessy yang menyatakan siap memperkuat timnas.

Sementara itu di lini tengah, gelandang tengah berpengalaman Firman Utina kemungkinan ditugaskan untuk mendampingi dua gelandang yang akan tampil lebih bertahan yaitu Ahmad Bustomi dan Hamka Hamzah. Atau Muhammad Ilham akan kembali ditampilkan setelah menunjukkan performa impresif di laga uji coba menghadapi Arab Saudi.

Di sektor depan, kembalinya Boaz Solossa akan menyempurnakan kombinasi Cristian Gonzales dan Ferdinand Sinaga yang cukup bagus saat menghadapi Arab Saudi.



PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Indonesia (4-3-3)

Boaz Solossa - Cristian Gonzales - Ferdinand Sinaga

Hamka Hamzah - Firman Utina - Ahmad Bustomi

M. Nasuha - Riccardo Salampessy - M.Roby - Zulkifly Syukur

I Made Wirawan


Qatar (4-4-2)

Jarallah AlMari - Sebastian Soria

Hussein Ali Hussein - Wisam Rizk Abdel Meguid - Majdi Siddiq - Mohamed Omar Hussein Said


Meshal Mubarak Bodawood - Bilal Mohamed Rajab - Marconi Amiral - Ibrahim Majid Majid

Qasem Burhan Hameed

Terkait

Tinjauan Lapangan
Prediksi Pembaca
Prediksi Terlaris
Head-To-Head
Uji Coba Antarnegara ‎(UJI)‎ 15 Jul 2014 Qatar 2 - Indonesia 2
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
PPD 2014 AFC ‎(WCQ)‎ 11 Nov 2011 Qatar 4 - Indonesia 0
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
PPD 2014 AFC ‎(WCQ)‎ 11 Okt 2011 Indonesia 2 - Qatar 3
  • Rapor Pemain
  • Laporan
  • LIVE
  • Tinjauan
Lima Pertandingan Terakhir
Odds
Berita Tim
Skuad Sekarang