thumbnail Halo,
Live

ISL

  • 20 April 2014
  • • 19:00
  • • Stadion Tridarma (Petrokimia), Gresik
  • • Penonton: 12300
1
FT
4

Laporan Pertandingan: Gresik United 1-4 Persib Bandung

Laporan Pertandingan: Gresik United 1-4 Persib Bandung

Rizkaart Cendradiputra

Persib mengkudeta Arema dari puncak klasemen berkat kemenangan di laga yang sempat dihentikan 15 menit akibat flare dinyalakan penonton.


GOALOLEH   DONNY AFRONI

Persib Bandung sukses mempertahankan tren positif, dan mencatat tiga kemenangan beruntun setelah menundukkan tuan rumah Gresik United 4-1 di Stadion Petrokimia dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, Minggu (20/4) malam WIB.

Hasil ini mengantarkan Persib menggusur Arema Cronus dari puncak klasemen sementara wilayah barat dengan nilai 19. Persib unggul satu angka dari Arema. Sedangkan bagi Gresik United, hasil tersebut menunjukkan adanya konflik internal di dalam klub.

Babak pertama

Walau bermain di hadapan pendukung lawan, Persib memperagakan permainan agresif sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Konflik di tubuh Gresik United dengan tidak diperbolehkannya Agus Yuwono mendampingi tim oleh manajemen klub dimanfaatkan Maung Bandung untuk memetik keunggulan.

Hasilnya, laga baru berjalan lima menit, kubu tim tamu sudah bersorak kegirangan. M Ridwan yang melakukan penetrasi ke pertahanan Gresik United melepaskan tembakan, tapi tendangannya mental diblok kiper Hery Prasetya. Bola muntah langsung disambar Ferdinand Sinaga, dan bersarang di gawang tuan rumah.

Kecolongan gol cepat Persib, Gresik United mencoba meningkatkan intensitas serangan. Peluang diperoleh Reza Mustofa, tapi tandukannya bisa dimentahkan I Made Wirawan di menit ke-23.

Persib merespon agresivitas Laskar Joko Samudro, dan jual-beli serangan antara kedua tim pun berlangsung. Djibril Coulibaly mempunyai kans menggandakan keunggulan, tapi sundulannya belum menemui sasaran.

Tuan rumah kembali terbungkam dua menit sebelum babak pertama berakhir. Umpan matang Coulibaly dapat dituntaskan Ferdinand lewat tendangan keras mendatar untuk mengubah papan skor menjadi 2-0.

Babak kedua

Gresik United mengawali babak kedua dengan baik dalam upaya mereka mengejar defiti dua gol dari Persib. Serangan gencar dilakukan tuan rumah, tapi mudah dikandaskan barisan belakang Persib.

Alih-alih mengejar ketertinggalan, gawang Gresik United justru kebobolan untuk kali ketiga pada menit ke-58. Umpan Ferdinand dari sisi kiri serangan Persib disambut M Ridwan yang berdiri bebas tanpa pengawalan, sehingga dengan mudah menceploskan bola ke jala Gresik United.

Walau tertinggal tiga gol, Gresik United tidak mau menyerah begitu saja. Tekanan terus dilancarkan tuan rumah untuk memperkecil ketertinggalan. Hasilnya, tendangan bebas indah Shohei Matsunaga dari jarak 20 meter mampu merobek jala I Made Wirawan.

Bahkan Gresik United hampir saja memangkas defisit gol mereka selang dua menit kemudian. Elthon Maran sukses memperdayai I Made Wirawan dengan sontekannya, dan kemudian menyundul bola. Sayangnya, si kulit bundar mampu dihalau kepala Ahmad Jufriyanto sebelum melewati garis gawang.

Aksi penonton yang menyalakan flare pada menit ke-79 membuat pertandingan dihentikan sementara waktu, karena asap memenuhi lapangan. 15 menit kemudian, laga dilanjutkan setelah asap menghilang.

Persib masih bisa menambah pundi-pundi gol mereka di waktu tersisa. Kerja sama Coulibaly dan Atep membuahkan hasil manis untuk mengubah papan skor menjadi 4-1 di menit ke-81. Skor ini bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:
Gresik United: Hery Pras; Mahyadi Panggabean (Bahtiar 43'), Dedi Indra, Otavio Dutra; Kabib Syukron, Fajar Handika, Legimin Rahardjo (Elthon 60'), Jimmy Suparno, Shohei Matsunaga, Reza Mustofa (David 35'); Pape Ndiaye.
Cadangan: Sukasto Efendi, M Bahtiar, Lan Bastian, David Faristian, Kacung Khoirul, Elthon Maran, Jacky Pasarela.
Pelatih: Khusaeri (caretaker)

Persib: I Made Wirawan; Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, Tony Sucipto (Jajang 85'), Supardi, Hariono, Taufiq; M. Ridwan, Konate Makan, Ferdinand Sinaga (Atep 75'); Djibril Coulibaly (Rodiyana 83').
Cadangan: M Natshir, Abdul Rahman, Agung Pribadi, Jajang Sukmara, Atep, Sigit Hermawan, Rodiyana.
Pelatih: Djadjang Nurdjaman.

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama




Terkait