thumbnail Halo,
Live

ISL

  • 1 Juni 2014
  • • 15:30
  • • Stadion Demang Lehman, Martapura
  • Wasit: J. Elly
  • • Penonton: 6876
0
FT
0

Laporan Pertandingan: Barito Putera 0-0 Sriwijaya FC

Laporan Pertandingan: Barito Putera 0-0 Sriwijaya FC

Goal / Muhammad Iqbal

Pertahanan solid Sriwijaya FC yang bermain dengan sepuluh pemain sukses meredam serangan Barito Putera.


GOALOLEH   DONNY AFRONI

Sepuluh pemain Sriwijaya FC mampu memaksa tuan rumah Barito Putera untuk berbagi angka setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di Stadion Demang Lehman dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, Minggu (1/6).

Kendati demikian, tambahan satu angka mengangkat posisi Barito Putera satu tangga lebih baik ke peringkat lima klasemen sementara wilayah barat usai mengumpulkan nilai 20, unggul satu poin dari Pelita Bandung Raya dan Sriwijaya FC yang berada di bawahnya.

Pelatih Barito Putera Salahudin mengandalkan James Koko Lomell di barisan depan dengan sokongan dari Syahroni dan Amirul Mukminin di barisan kedua. Komposisi tak jauh berbeda juga diperlihatkan Sriwijaya FC dengan menempatkan Lancine Kone dan Yohanis Nabar di depan.

Babak pertama

Barito Putera yang mendapat dukungan dari belasan ribu suporternya mencoba menerapkan permainan agresif. Namun serangan yang dibangun masih bisa dipatahkan barisan belakang Sriwijaya FC.

Di awal babak pertama ini, Barito Putera terkesan terburu-buru dalam melakukan penyelesaian akhir. Tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti sering dilakukan, sehingga tak memberikan ancaman berarti bagi kiper Fauzi Toldo.

Tuan rumah berada di atas angin setelah Sriwijaya FC harus kehilangan satu pemain menyusul kartu merah yang didapat Frank Ongfiang setelah ia menyikut, dan menampar wajah Mekan Nasyrov ketika berebut bola. Sejak awal, Ongfiang memang kerap melakukan aksi provokasi.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Barito Putera untuk menekan pertahanan Sriwijaya FC. Peluang diperoleh Amirul Mukminin ketika menyambut umpan silang dari sisi kanan pertahanan Sriwijaya FC, tapi tandukannya dapat ditepis Fauzi Toldo.

Kendati kalah jumlah pemain, Sriwijaya FC masih mampu menekan pertahanan Barito Putera melalui Lancine Kone. Namun Sriwijaya FC nyaris kebobolan ketika James Koko Lomell melepaskan tendangan dari jarak dekat. Beruntung Fauzi Toldo dapat mengamankan bola. Skor kacamata akhirnya menutup babak pertama.

Babak kedua

Menemui jalan buntu untuk menjebol gawang lawan dengan keunggulan jumlah pemain, Barito Putera langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC. Hanya saja, serangan Barito Putera terbentur tembok pertahanan Laskar Wong Kito yang bermain solid.

Sebaliknya, Sriwijaya FC yang kalah jumlah pemain justru mampu memberikan perlawanan. Selepas sepuluh menit babak kedua berjalan, Sriwijaya FC lebih memfokuskan memperkuat lini pertahanan. Situasi ini dimanfaatkan Barito Putera untuk menekan sektor belakangan tim besutan Subangkit itu.

Barito Putera mendapatkan peluang pada menit ke-60. Namun tendangan bebas Dedi Hartono hanya membentur mistar gawang. Selang tiga menit kemudian, giliran sepakan Rizky Ripora diblok Fauzi Toldo yang tampil cemerlang di laga ini.

Mistar gawang kembali menggagalkan upaya Barito Putera untuk memecahkan kebuntuan mereka pada menit ke-78. Tendangan keras kaki kiri Ripora dari luar kotak penalti menghajar mistar gawang.

Di sepuluh menit tersisa, Barito Putera makin gencar menekan pertahanan Sriwijaya FC. Namun performa cemerlang Fauzi Toldo di bawah mistar gawang mementahkan peluang Laskar Antasari. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:
Barito Putera: Joko Ribowo; Rizki Mirzamah (Noor Hadi 70'), Daewon Ha, Guntur Ariyadi, Fathul Rahman, Mekan Nasyrov, Lucky Wahyu (Ripora 40'), Syahroni (Yongki 48'), Dedi Hartono, Amirul Mukmin, James Koko Lomell.
Cadangan: Syamsidar; Supriyadi, Agus Cima, FX Yanuar, Rizky Ripora, Yongki Aribowo, Noor Hadi.
Pelatih: Salahudin

Sriwijaya FC: Fauzi Toldo; Jeky Arisandi, Abdoulaye Maiga, Firdaus Ramadhan, M Hamzah, Asri Akbar, Vendry Mofu, Lancine Kone, Yohanis Nabar, Frank Ongfiang, Syakir Sulaiman (Rizky Dwi 68').
Cadangan: Teja Paku Alam; Septa Riyanto, Hafit Ibrahim, Rizky Dwi Ramadhana, Alan Marta, Siswanto, Rishadi Fauzi.
Pelatih: Subangkit

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama




Terkait