thumbnail Halo,
Live

Primera División

  • 6 Maret 2011
  • • 02:00
  • • Camp Nou, Barcelona
  • Wasit: Fernando Teixeira Vitienes
  • • Penonton: 85000
1
FT
0

Barcelona Terus Menjauh

Barcelona Terus Menjauh

Getty

Lionel Messi mencetak assist terbaik ke-15, yang kali ini dimanfaatkan Seydoy Keita menjadi gol.

Barcelona terus menjauh, meninggalkan Real Madrid di bawahnya, meski hanya mampu menang tipis 1-0 saat menjamu Real Zaragoza.

Seydou Keita mencetak gol tunggal El Barca menit ke-43. Barca kini memimpin klasemen La Liga dengan 74 angka, sepuluh angka di atas Los Blancos.

Real Zaragoza belum beranjak dari posisi 14, dan berpotensi terlempar ke zona degradasi pada akhir pekan ini.

Barca sebenarnya bisa menang mudah dengan banyak gol, tapi penjaga gawang Antonio Doblas tampil luar biasa dengan membuat sejumlah penyelamatan gemilang sepanjang babak pertama.

Keita mungkin cukup beruntung menaklukannya, yang membuat Barcelonal kini tak terkalahkan dalam 25 laga secara berturutan. Barca menyamai rekor yang dibuatnya pada musim 1973/1974.

Pelatih Pep Guardiola dudu di kursinya. Ia sempat diragukan bisa tampil memimpin timnya setelah divonis cedera punggung serius. David Villa dan Andrea Iniesta duduk tak jauh darinya.

Zaragoza memiliki memiliki satu peluang mencetak gol di babak pertama, yaitu ketika Nicolas Bertolo menggunakan kecepatannya untuk melewati Gabi Milito dan Carles Puyol. Namun Bertolo kesulitan menaklukan Gerard Pique.

Barcelona menguasai 77 persen pertandingan di babak pertama, dengan menekan Zaragoza dari semua lini.

Doblas memblok tembakan jarak jauh Pedro Rodriguez, Xavi Hernandez, dan Javier Mascherano. Keita terperangkap offside menit ke-29, sebelum Messi merancang terciptanya gol untuknya.

Messi menggiring bola, melewati dua defender, dan mengirim umpan silang ke Keita yang dimanfaatkan menjadi gol. Umpang silang Messi adalah assist terbaik ke-15 sepanjang musim ini. Secara keseluruhan, Messi membuat 21 assist.

Bertolo kembali mengancam pertahanan Barcelona di babak kedua, tapi Pique mampu menetralisirnya. Kekalahan Zaragoza atas Barcelona ini adalah yang kali keenam berturutan.

Terkait