thumbnail Halo,
Live

ISL

  • 24 Agustus 2014
  • • 19:00
  • • Stadion Kanjuruhan, Kepanjen
  • Wasit: T. Alkatiri
  • • Penonton: 16074
3
FT
1

AREMA CRONUS

Laporan Pertandingan: Arema Cronus 3-1 Sriwijaya FC

AREMA CRONUS

Goal / Abi Yazid

Kekalahan ini memastikan Sriwijaya FC gagal ke babak delapan besar.


GOAL OLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Sriwijaya FC harus menerima kenyataan pahit gagal lolos ke babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014. Itu setelah, mereka dikecundangi tuan rumah Arema Cronus, skor 3-1, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (24/8) malam.

Sriwijaya sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Asri Akbar pada menit ke-16. Namun, Arema berhasil membalas lewat tiga gol yang dilesakkan Cristian Gonzales pada menit ke-34 dan 68, serta Samsul Arif Munip (54). 

Sayang, torehan dua gol Gonzales harus dinodai lantaran dirinya menerima kartu merah dari wasit Thoriq Alkatiri di menit ke-75. Dia terlihat memukul bek Sriwijaya, Abdoulaye Maiga. Maiga pun diberikan kartu merah oleh Thoriq.

Kemenangan ini semakin memperkokoh Arema di posisi puncak klasemen wilayah barat dengan 42 poin dari 18 laga yang telah dijalani. Sementara Sriwijaya masih terpaku di peringkat keenam dengan 23 poin dari 18 pertandingan.



Babak pertama

Arema langsung tampil menggebrak sejak menit awal pertandingan. Skuat yang dilatih Suharno itu melakukan kombinasi serangan dari berbagai sisi. Tapi, masih bisa diredam lini pertahanan Sriwijaya FC.

Ditekan berkali-kali oleh tim tuan rumah, Sriwijaya memberikan ancaman melalui sepakan keras Syakir Sulaiman. Namun, bola hasil tendangannya masih bisa ditepis kiper Arema, Kurnia Meiga.

Sriwijaya justru berhasil unggul lebih dulu di menit ke-16, lewat sepakan Asri Akbar dari luar kotak penalti. Skor 1-0 untuk tim tamu.

Tertinggal satu gol, Arema kembali tampil lebih menekan. Samsul Arif memberikan ancaman dua menit berselang. Tapi masih bisa digagalkan kiper Sriwijaya, Fauzi Toldo. 

Tak ayal, tempo permainan semakin meningkat. Kedua tim saling bergantian menyerang. Arema kembali mendapatkan peluang emas melalui Thierry Gathuessi. Tapi, sundulannya masih belum menemui sasaran.

Peluang yang didapatkan Al Farizi juga masih belum berbuah gol, setelah sepakannya hanya melebar di sisi kiri gawang Sriwijaya. 

Arema akhirnya berhasil memecah kebuntuan lewat tandukan Cristian Gonzales, yang menyambut umpan silang Al-Farizi pada menit ke-34. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Berhasil menyamakan kedudukan, membuat Arema semakin bersemangat untuk menyerang. Arema mendapatkan penalti pada menit ke-44. Tapi, Gustavo yang menjadi eksekutor gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Tendangannya mampu diblok Fauzi.

Setelah itu, Fauzi juga kembali beberapa kali melakukan penyelamatan, setelah sepakan beberapa pemain Arema juga mampu dihalaunya dengan baik. Hingga babak pertama usai, skor tetap 1-1.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, permainan kedua tim masih berimbang di menit-menit awal. Sriwijaya memberikan ancman lewat Lancine Kone, tapi sepakannya masih bisa ditepis Kurnia Meiga.

Samsul Arif akhirnya membuat Arema berbalik unggul pada menit ke-54. Lewat akselerasinya yang menyisir sisi kanan pertahanan Sriwijaya, Samsul melepaskan sepakan keras yang tidak bisa dibendung Fauzi. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Tim Singo Edan semakin gencar melakukan serangan. Peluang kembali didapatkan melalui tendangan Victor Igbonefo yang menyambut umpan sepak pojok Gustavo. Namun, kali ini mampu digagalkan Fauzi.

Arema terus melakukan tekanan dari berbagai sisi. Gonzales berhasil memperbesar keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-68, setelah menyambut umpan matang dari Gustavo. Skor 3-1 untuk tuan rumah.

Meski telah unggul dengan selisih dua gol, tak membuat Arema mengendurkan serangan. Bahkan, peluang emas kembali didapatkan Al-Farizi. Tapi, masih bisa digagalkan Fauzi.

Memasuki menit ke-75 tensi pertandingan menjadi lebih tinggi. Bahkan, wasit Thoriq Alkatiri harus mengeluarkan kartu merah langsung untuk Gonzales dan Abdoulaye Maiga. Praktis, kedua tim harus bermain dengan sepuluh pemain.

Setelah itu, Arema tetap mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang kembali didapatkan tapi masih belum berbuah gol. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain kedua tim

Arema Cronus

Pelatih:
Suharno

1 Kurnia Meiga; 32 Victor Igbonefo, 6 Thierry Gathuessi, 87 Al-Farizi, 7 Benny Wahyudi; 19 Bustomi, 8 Gustavo Lopez, 77 Juan Revi; 11 Samsul Arif, 9 Alberto Goncalves, 10 Gonzales

Cadangan: 21 Made Wirawan, 2 Purwaka Yudi, 91 Jimmy Suparno, 15 Sunarto, 41 Dendi Santoso, 17 Hendro Siswanto, 44 I Gede Sukadana

Sriwijaya FC

Pelatih:
Subangkit

22 Fauzi Toldo; 5 Abdoulaye Maiga, 30 Jeky Arisandi, 13 Ahmad Sumardi, 26 M. Hamzah; 6 Asri Akbar, 10 Vendry Mofu, 92 Syakir Sulaiman, 93 Yohanis Nabar; 7 Siswanto, 33 Lancine Kone

Cadangan: 85 Selsius Gebze, 24 Hafit Ibrahim, 37 Rizky Dwi Ramadhana, 11 Alan Marta, 8 Syamsir Alam, 4 Septa Riyanto, 19 Rishadi Fauzi







 
Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia

>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya

>> Semua Klub ISL & Panduan 2014

>> Semua Berita Indonesia Super League

>> Klasemen Indonesia Super League

>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League

>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama


>



 

Terkait