thumbnail Halo,
Live

Inter Island Cup

  • 10 Januari 2014
  • • 15:30
  • • Stadion Kanjuruhan, Kepanjen
  • Wasit: T. Alkatiri
  • • Penonton: 7354
3
FT
1

Arema pastikan poin penuh di kandang pada laga perdana IIC mereka

Arema Cronus Tekuk Persepam Madura 3-1

Arema pastikan poin penuh di kandang pada laga perdana IIC mereka

Abi Yazid

Persepam Madura sulit mengembangkan permainan karena permainan Arema terjaga selama 90 menit.


GOALOLEH FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Laga perdana Inter Island Cup (IIC) 2014, kualifikasi zona Jawa-2 mempertemukan tuan rumah Arema Cronus dengan Persepam Madura United, di stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (10/1) sore.

Meski sebagai tuan rumah dengan tren positif, namun Arema kerap sulit bila hadapi Persepam Madura United. Di sisi lain, Sape Kerap pun konon akan menguji kekuatan penggawa asing mereka di ajang pramusim akbar ini yakni Abu Bakar Sillah, Raul Asprilla, Allain N'Kong, Guy Junior, dan Silvio Escobar, sedangkan tuan rumah Arema sudah paten dengan komposisi yang mereka miliki sejauh ini.

Babak pertama

Tak butuh waktu lama bagi Arema Cronus mencetak gol, sekali Persepam terbuka dan lengah, Singo Edanlangsung menghukum. Tepatnya memasuki menit ke-4, Irsyad Maulana dengan cermat menanduk umpan silang dari Alberto Goncalves, Gery Mandagi yang berdiri dibawah mistar Persepam pun tak kuasa membendung, dan gol 1-0 bagi tuan rumah.

Sang tuan rumah tampil sangat tenang dan sabar, sebagaimana tim tamu Persepam seperti rapuh di lini belakang. Gol kedua pun tercipta bagi Arema, Cristian Gonzales di menit ke-8 mampu menaklukan Mandagi hasil sepakan bola mati dari Gustavo Lopez, namun sayang wasit menganulir gol karena Gonzales dalam posisi offside.

Kartu kuning pertama dikeluarkan wasit Alkatiri ketika sang pencetak gol, Irsyad, mengganjar pemain Persepam dengan tekel tak penting dari belakang.

Tak lama, wasit menunjuk titik putih setelah Guy Junior diijatuhkan pemain belakang Arema, namun kesempatan penalti bagi Persepam di menit ke-15 tersebut gagal dimanfaatkan oleh sang eksekutor, Kurnia Meiga secara sempurna menepis sepakan keras yang mengarah ke pojok kanan gawangnya.

Kubu tuan rumah benar-benar digdaya akan Sape Kerap, Gustavo Lopez seperti leluasa mengalirkan bola ke setiap lini Arema. Pada menit ke-20, Gonzales dan Goncalves bertubi-tubi menebakan bola ke gawang Persepam, beruntung Persepam masih bisa menahan setiap tembakan.

Menit ke-25, Persepam nyaris saja menyamakan kedudukan lewat sepak pojok yang disambut tandukan kepala Guy Junior, namun Kurnia Meiga lagi-lagi mentahkan peluang Persepam.

Persepam melakukan pergantian dini, di menit ke-34 Isaac Djober masuk gantikan Rossy Noprihanis. Pergantian Djober cukup dipahami karena ia memiliki kecepatan untuk imbangi pemain Arema di sisi kiri pertahanan.

Gol kedua pun di dapat Arema, dengan cantik Beto Goncalves menerobos pertahanan Persepam untuk menyambar umpan terobosan Irsyad, sepakan Beto sempat membentur tiang gawang sisi kanan, namun ia tak menyerah untuk menyambar bola muntahan dan hasilkan gol kedua di menit ke-35, 2-0 bagi Arema.

Babak pertama pun berakhir, Persepam masih sulit untuk menciptakan peluang untuk menembus duet Purwaka dan Gathuessi, Arema unggul 2-0 atas Persepam.

Babak kedua

Ketika babak kedua dimulai, dapat terlihat bahwa Persepam ambil inisiatif untuk menekan tim yang sedang unggul. Tetapi, sulit untuk Persepam bisa benar-benar mengancam. Malah, di menit ke-47 nyaris saja gol ketiga Arema tercipta, ketika Lopez berani melakukan spekulasi yang beruntung masih mampu ditepis oleh kiper Persepam, tapi tak sampai disitu, Goncalves langsung menyambar bola, beruntung ada Fakhrudin yang ganggu pergerakan Beto hingga gawang Persepam aman.

Sunarto yang terkenal sebagai super-sub pun diturunkan untuk gantikan Beto, sedangkan Guy Junior yang kurang maksimal ditarik keluar digantikan Alain N'kong. Namun sepeninggal Beto, Arema terlihat lebih sulit untuk bisa bermain dengan cepat ke depan. Disamping itu, Persepam tidak putus asa.

Akhirnya, Persepam bisa mencetak gol di menit ke-53, Silvio Escobar dengan berani menerobos pertahanan Arema, Alfarizi dan Purwaka tidak bisa hentikan laju striker yang di babak pertama tak terdengar namanya itu, sepakan Escobar dari sisi kanan pun tak terbendung Kurnia Meiga, 2-1 Persepam mengejar.

Persepam yang di babak pertama tertekan, kini di paruh kedua coba menyerang dengan skema serangan balik, dimana pertahanan Arema cukup riskan ketika menerima serangan balik lawan. Isaac Djober dan Alain N'Kong terbilang cukup efektif saat dimasukan.

Laga semakin seru ketika Arema mampu mencetak gol ketiga, kali ini berawal dari sepakan bebas Gonzales dari jarak yang ideal dan gagal ditepis dengan sempurna oleh Gery, Sunarto yang coba menyambar bola pantulan pun terpaksa harus dijatuhkan Gery. Wasit Alkatiri menunjuk titik putih untuk Arema, Lopez yang menjadi eksekutor dengan tenang menceploskan bola untuk membawa Arema menjauh di menit ke-76, 3-1 Arema menjauh dari Persepam.

Arema nampak belum puas dengan selisih dua gol, serangan bertubi sempat gempur Persepam, namun kubu tamu menumpuk pemain belakang dan tembakan beruntun Arema mentah tak hasilkan gol keempat.

Menit ke-81 sempat terjadi keributan kecil ketika N'Kong tak senang diganggu oleh Sukadana, wasit pun terpaksa mengganjar kartu kuning untuk keduanya. Para pemain seperti terlihat tak disiplin saat merebut bola dari lawan, beberapa pelanggaran dengan jeda yang tak lama harus terjadi.

Laga pun akhirnya usai dengan keunggulan Arema 3-1, Persepam tidak mampu mengejar Arema sang tuan rumah yang bermain baik pada sore hari ini. 

Susunan Pemain

Arema Cronus: Kurnia Meiga; Thierry Gathuessi, Purwaka Yudhi, Ahmad Alfarizi, Beny Wahyudi; Gede Sukadana, Ahmad Bustomi (55' Juan Revi), Gustavo Lopez (83' Samsul Arif); Irsyad Maulana, Beto Goncalves (48' Sunarto), Cristian Gonzales.

Cadangan: Kadek Wardana, Munhar, Gilang Ginarsa, Hendro Siswanto.

Pelatih: Suharno.

Persepam Madura
: Gery Mandagi; Deny Rumba, Abu Bakar Sillah, Fakhrudin, Michael Orah; Busari, Ade Suhendra, Slamet Nur Cahyo, Rossy Noprihanis (34' Isaac Djober); Silvio Escobar, Guy Junior (50' N'Kong).

Cadangan: Syaifudin, Firly Adriyansah, Choirul Mashuda, Zaenal Arief, Febry.

Pelatih: Daniel Roekito.

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League