|
|
Selesai
Juli 17, 2011 2:00 AM WIB
Estadio Mario Alberto Kempes — Ciudad de Córdoba, Provincia de Córdoba
Wasit: F. Chacon
Juli 17, 2011 2:00 AM WIB
Estadio Mario Alberto Kempes — Ciudad de Córdoba, Provincia de Córdoba
Wasit: F. Chacon
Terbaik Pertandingan
J. Vargas
Peru
Peru
J. Vargas
Peru
Peru
Terburuk Pertandingan
Radamel Falcao
Kolombia
Kolombia
Radamel Falcao
Kolombia
Kolombia
Dua Gol Di Perpanjangan Waktu Pastikan Langkah Peru
Peru melaju ke semi-final setelah mengakhiri perlawanan sengit Kolombia di babak extra time.
Oleh Anugerah Pamuji
GettyImages
Peru memastikan diri melenggang ke semi-final Copa America 2011 dengan susah payah setelah mengandaskan perlawanan Kolombia 2-0 melalui babak extra time. Kedua tim harus menuntaskan laga dengan babak perpanjangan waktu ini karena di waktu normal masing-masing tim tak mampu menciptakan sebiji gol pun.
Pada pertandingan perempat-final yang digelar di Stadion Mario Alberto Kempes, Minggu (17/7) dinihari WIB, baik Peru maupun Kolombia sama-sama bermain hati-hati di paruh pertama.
Peluang pun baru tercipta 15 menit jelang turun minum, adalah Peru yang mendapatkan kans itu. Tendangan Juan Manuel Vargas mengarah tepat ke gawang lawan, tetapi kiper Luis Martinez sigap untuk mengamankan gawangnya dengan membendung bola keluar dari areanya.
Di babak kedua, Kolombia seharusnya bisa mencatatkan gol tepatnya di menit 65 melalui kado penalti yang diberikan oleh sang wasit usai Dayro Moreno dilanggar Alberto Rodriguez di kotak rawan. Sayang, upaya mencetak gol di depan mata itu sirna lantaran tendangan Radamel Falcao dari 12 pas ini melenceng dari sasaran.
Menginjak menit-menit terakhir laga, Kolombia kembali membuat degup jantung kubu Peru berdebar. Tendangan Freddy Guarin nyaris melesat masuk merobek gawang Peru andai penyelamatan gemilang kiper Raul Fernandez gagal.
Skor 0-0 menghiasi sepanjang waktu normal dan partai ini pun mesti dituntaskan via babak perpanjangan waktu.
Sembilan menit paruh pertama extra time berjalan, Kolombia kembali menuai kans. Giliran Hugo Rodallega beraksi. Sepertinya gol bakal terjadi karena ia hanya berhadapan satu lawan satu dengan kiper Fernandez, namun lagi-lagi aksi ciamik sang kiper berhasil mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Di saat-saat menahan gempuran, Peru malah meruntuhkan kebuntuan. Pada menit ke-102, diawali dari buruknya kiper Martinez mendekap bola, si kulit bulat menemui Carlos Lobaton. Nama terakhir pun tanpa ampun menyepak bola masuk ke jala lawan. 1-0 Peru memimpin.
Menyempurnakan kemenangan, Vargas pun mencetak gol kedua bagi Peru sekaligus memantapkan laju timnya di menit 112. Tembakan kencang kaki kirinya meroket tanpa bisa dicegah kiper lawan setelah menerima assist dari Paolo Guerrero.
Sampai wasit meniupkan pluit tanda berakhirnya laga, tak ada lagi gol tambahan tercipta. Dengan demikian, Peru hanya tinggal menanti lawan mereka di empat besar dari pemenang antara Argentina dan Uruguay yang bakal mentas sesaat lagi.
Pada pertandingan perempat-final yang digelar di Stadion Mario Alberto Kempes, Minggu (17/7) dinihari WIB, baik Peru maupun Kolombia sama-sama bermain hati-hati di paruh pertama.
Peluang pun baru tercipta 15 menit jelang turun minum, adalah Peru yang mendapatkan kans itu. Tendangan Juan Manuel Vargas mengarah tepat ke gawang lawan, tetapi kiper Luis Martinez sigap untuk mengamankan gawangnya dengan membendung bola keluar dari areanya.
Di babak kedua, Kolombia seharusnya bisa mencatatkan gol tepatnya di menit 65 melalui kado penalti yang diberikan oleh sang wasit usai Dayro Moreno dilanggar Alberto Rodriguez di kotak rawan. Sayang, upaya mencetak gol di depan mata itu sirna lantaran tendangan Radamel Falcao dari 12 pas ini melenceng dari sasaran.
Menginjak menit-menit terakhir laga, Kolombia kembali membuat degup jantung kubu Peru berdebar. Tendangan Freddy Guarin nyaris melesat masuk merobek gawang Peru andai penyelamatan gemilang kiper Raul Fernandez gagal.
Skor 0-0 menghiasi sepanjang waktu normal dan partai ini pun mesti dituntaskan via babak perpanjangan waktu.
Sembilan menit paruh pertama extra time berjalan, Kolombia kembali menuai kans. Giliran Hugo Rodallega beraksi. Sepertinya gol bakal terjadi karena ia hanya berhadapan satu lawan satu dengan kiper Fernandez, namun lagi-lagi aksi ciamik sang kiper berhasil mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Di saat-saat menahan gempuran, Peru malah meruntuhkan kebuntuan. Pada menit ke-102, diawali dari buruknya kiper Martinez mendekap bola, si kulit bulat menemui Carlos Lobaton. Nama terakhir pun tanpa ampun menyepak bola masuk ke jala lawan. 1-0 Peru memimpin.
Menyempurnakan kemenangan, Vargas pun mencetak gol kedua bagi Peru sekaligus memantapkan laju timnya di menit 112. Tembakan kencang kaki kirinya meroket tanpa bisa dicegah kiper lawan setelah menerima assist dari Paolo Guerrero.
Sampai wasit meniupkan pluit tanda berakhirnya laga, tak ada lagi gol tambahan tercipta. Dengan demikian, Peru hanya tinggal menanti lawan mereka di empat besar dari pemenang antara Argentina dan Uruguay yang bakal mentas sesaat lagi.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai akses GOAL.com via ponsel,
termasuk cara mengunduh aplikasinya, klik di sini.
Gol
Gol Bunuh Diri
Penalti
Penalti Gagal
Kartu Kuning
Assist
Penyelamatan Penalti
Gol Adu Penalti
Adu Penalti Gagal
Kartu Kuning Kedua
Kartu Merah
Pergantian MASUK
Pergantian KELUAR
Cedera
Penilaian GOAL.com
Terbaik Versi GOAL.com
Terburuk Versi GOAL.com
Ranking Global Terbaik & Terburuk
Terbaik Versi Fans
Terburuk Versi Fans
Berita Pertandingan
Pencetak Gol Terbanyak
| Pemain | Gol | Penalti | |
|---|---|---|---|
|
|
Paolo Guerrero Striker Corinthians |
5 | 0 |
|
|
Luis Suárez Striker Liverpool |
4 | 0 |
|
|
Sergio Agüero Striker Manchester City |
3 | 0 |
|
|
Radamel Falcao Striker Atlético Madrid |
2 | 1 |
|
|
Diego Forlan Corazo Striker Internacional |
2 | 0 |
