|
|
Selesai
April 16, 2011 11:15 PM WIB
Wembley Stadium — London
Wasit: M. Dean
Jumlah Penonton: 86549
April 16, 2011 11:15 PM WIB
Wembley Stadium — London
Wasit: M. Dean
Jumlah Penonton: 86549
52′
Yaya Touré
Terbaik Pertandingan
Yaya Touré
Manchester City
Manchester City
Yaya Touré
Manchester City
Manchester City
Terburuk Pertandingan
Dimitar Berbatov
Manchester United
Manchester United
Dimitar Berbatov
Manchester United
Manchester United
Yaya Toure Buyarkan Mimpi Manchester United
Toure lagi-lagi menghancurkan ambisi United untuk meraih tiga gelar sekaligus.
Oleh Theo Mathias
Getty Images
Gol dari Yaya Toure cukup untuk menggagalkan harapan Manchester United mengulangi prestasi mereka meraih tiga gelar sekaligus seperti pada 1999 dengan menyingkirkan mereka di semi-final Piala FA.
Setan Merah mengawali pertandingan dengan sempurna. Saat pertandingan baru berjalan sekitar 15 menit, umpan-umpan pendek dari Michael Carrick, Paul Scholes, dan Park Ji-Sung berhasil membebaskan Dimitar Berbatov di kotak penalti, dan beruntung Joe Hart keluar sebagai pemenang dalam situasi satu lawan satu.
Tak lama kemudian, Nani berhasil melewati penjagaan Pedro Zabaleta, dan umpan menyusur tanahnya gagal dimanfaatkan Berbatov karena bola mengenai sisi kaki yang salah dan melambung tinggi.
Perlahan Manchester City mulai bangkit dan tak membiarkan Manchester United leluasa memainkan bola, dan peluang-peluang mereka datang setelah pertandingan berlangsung setengah jam, saat kerjasama David Silva, Mario Balotelli, dan Gareth Barry berakhir dengan tendangan gelandang Inggris itu yang mengenai jala samping gawang Edwin van der Sar.
Dua menit berselang, Van der Sar cukup sigap dalam menepis tendangan keras jarak jaruh dari Balotelli, dan dari tendangan penjuru itu, Joleon Lescott gagal mengarahkan bola ke gawang lawan meskipun tak dikawal pertahanan United.
The Citizens pun mulai mengandalkan tendangan dari luar kotak penalti, dan tendangan Vincent Kompany hanya meleset tipis dari gawang United.
Di babak kedua, Manchester City melanjutkan apa yang mereka lakukan di babak pertama, terus menekan United bahkan hingga di lapangan United sendiri.
Yaya Toure kembali menjadi strategi ampuh untuk mematikan United, setelah melakukan hal yang sama dari posisi bek tengah pada final Liga Champions 2009 saat membela Barcelona.
Hasilnya, lini belakangan Setan Merah terkadang gugup, dan itu terbukti saat terciptanya gol City. Van Der Sar gagal menyapu backpass dengan sempurna, dan Michael Carrick yang mendapatkan bola gagal menyadari keberadaan Toure yang kemudian mencuri bola, lalu menggunakan kekuatan dan kecepatannya untuk menaklukkan van der Sar.
United gagal bangkit, dan justru City yang semakin menekan, lagi-lagi berkat keberadaan Toure, dan lemahnya benteng United. Adam Johnson dan sundulan Joleon Lescott sempat mengancam van der Sar.
Nani hampir membalas gol Toure, jika saja tendangan bebasnya tak dibelokkan Joe Hart ke mistar gawang, dan kemudian derita United diperparah dengan tindakan emosional dari Paul Scholes yang sengaja menendang paha Zabaleta, sehingga wasit Mike Dean tak sulit mengeluarkan kartu merah dari sakunya, dan Scholes pun merugikan persaingan menuju gelar Liga Primer Inggris karena harus absen di tiga pertandingan.
Masuknya Javier Hernandez dan Anderson untuk menggantikan Antonio Valencia dan Dimitar Berbatov sedikit membangkitkan daya dobrak United, namun kurangnya jumlah pemain United membuat mereka kesulitan untuk membangun serangan, serta masuknya Patrick Vieira untuk menggantikan David Silva mengamankan tiket kembali ke Wembley pada 14 Mei, meskipun City gagal memanfaatkan beberapa peluang dari serangan balik.
Di akhir pertandingan, Rio Ferdinand tampak tak senang dengan perayaan kemenangan Mario Balotelli, dan hampir saja terjadi insiden, jika tak dilerai oleh staf dan pemain kedua tim.
>> Halaman Khusus Sepakbola Inggris
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Liga Primer Inggris
Setan Merah mengawali pertandingan dengan sempurna. Saat pertandingan baru berjalan sekitar 15 menit, umpan-umpan pendek dari Michael Carrick, Paul Scholes, dan Park Ji-Sung berhasil membebaskan Dimitar Berbatov di kotak penalti, dan beruntung Joe Hart keluar sebagai pemenang dalam situasi satu lawan satu.
Tak lama kemudian, Nani berhasil melewati penjagaan Pedro Zabaleta, dan umpan menyusur tanahnya gagal dimanfaatkan Berbatov karena bola mengenai sisi kaki yang salah dan melambung tinggi.
Perlahan Manchester City mulai bangkit dan tak membiarkan Manchester United leluasa memainkan bola, dan peluang-peluang mereka datang setelah pertandingan berlangsung setengah jam, saat kerjasama David Silva, Mario Balotelli, dan Gareth Barry berakhir dengan tendangan gelandang Inggris itu yang mengenai jala samping gawang Edwin van der Sar.
Dua menit berselang, Van der Sar cukup sigap dalam menepis tendangan keras jarak jaruh dari Balotelli, dan dari tendangan penjuru itu, Joleon Lescott gagal mengarahkan bola ke gawang lawan meskipun tak dikawal pertahanan United.
The Citizens pun mulai mengandalkan tendangan dari luar kotak penalti, dan tendangan Vincent Kompany hanya meleset tipis dari gawang United.
Di babak kedua, Manchester City melanjutkan apa yang mereka lakukan di babak pertama, terus menekan United bahkan hingga di lapangan United sendiri.
Yaya Toure kembali menjadi strategi ampuh untuk mematikan United, setelah melakukan hal yang sama dari posisi bek tengah pada final Liga Champions 2009 saat membela Barcelona.
Hasilnya, lini belakangan Setan Merah terkadang gugup, dan itu terbukti saat terciptanya gol City. Van Der Sar gagal menyapu backpass dengan sempurna, dan Michael Carrick yang mendapatkan bola gagal menyadari keberadaan Toure yang kemudian mencuri bola, lalu menggunakan kekuatan dan kecepatannya untuk menaklukkan van der Sar.
United gagal bangkit, dan justru City yang semakin menekan, lagi-lagi berkat keberadaan Toure, dan lemahnya benteng United. Adam Johnson dan sundulan Joleon Lescott sempat mengancam van der Sar.
Nani hampir membalas gol Toure, jika saja tendangan bebasnya tak dibelokkan Joe Hart ke mistar gawang, dan kemudian derita United diperparah dengan tindakan emosional dari Paul Scholes yang sengaja menendang paha Zabaleta, sehingga wasit Mike Dean tak sulit mengeluarkan kartu merah dari sakunya, dan Scholes pun merugikan persaingan menuju gelar Liga Primer Inggris karena harus absen di tiga pertandingan.
Masuknya Javier Hernandez dan Anderson untuk menggantikan Antonio Valencia dan Dimitar Berbatov sedikit membangkitkan daya dobrak United, namun kurangnya jumlah pemain United membuat mereka kesulitan untuk membangun serangan, serta masuknya Patrick Vieira untuk menggantikan David Silva mengamankan tiket kembali ke Wembley pada 14 Mei, meskipun City gagal memanfaatkan beberapa peluang dari serangan balik.
Di akhir pertandingan, Rio Ferdinand tampak tak senang dengan perayaan kemenangan Mario Balotelli, dan hampir saja terjadi insiden, jika tak dilerai oleh staf dan pemain kedua tim.
>> Halaman Khusus Sepakbola Inggris
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Liga Primer Inggris
Gol
Gol Bunuh Diri
Penalti
Penalti Gagal
Kartu Kuning
Assist
Penyelamatan Penalti
Gol Adu Penalti
Adu Penalti Gagal
Kartu Kuning Kedua
Kartu Merah
Pergantian MASUK
Pergantian KELUAR
Cedera
Penilaian GOAL.com
Terbaik Versi GOAL.com
Terburuk Versi GOAL.com
Ranking Global Terbaik & Terburuk
Terbaik Versi Fans
Terburuk Versi Fans
Info Hasil
Waktu Dalam WIB
Berlangsung
Berakhir
scheduled
Ditiadakan
Dibatalkan
Ditunda
Berita Pertandingan
Pencetak Gol Terbanyak
| Pemain | Gol | Penalti | |
|---|---|---|---|
|
|
Danny Hylton Striker Aldershot |
8 | 0 |
|
|
Carlos Tévez Striker Manchester City |
5 | 0 |
|
|
Scott Rendell Striker Luton Town |
4 | 1 |
|
|
Marvin Sordell Striker Bolton |
4 | 1 |
|
|
Demba Ba Striker Chelsea |
4 | 0 |
